Home / Nasional

Selasa, 15 Desember 2020 - 08:20 WIB

440 Ribu Nakes dan 23 Ribu Vaksinator Persiapkan Diri untuk Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19

Dr Reisa Broto Asmoro, Juru bicara pemerintah untuk COVID-19 bersama  Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi, MPH memberikan penjelasan mengenai kesiapan tenaga kesehatan dan vaksinator, sambil menunggu Vaksin selesai disiapkan di Jakarta, Senin 14 Desember 2020. DOK.KPCPEN

Dr Reisa Broto Asmoro, Juru bicara pemerintah untuk COVID-19 bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi, MPH memberikan penjelasan mengenai kesiapan tenaga kesehatan dan vaksinator, sambil menunggu Vaksin selesai disiapkan di Jakarta, Senin 14 Desember 2020. DOK.KPCPEN

LINTASCELEBES.COM JAKARTA — Upaya Pemerintah dalam menyiapkan vaksin COVID-19 terus dilakukan. Selain mempersiapkan penyediaan vaksin COVID-19 dengan melewati tahapan- tahapan pengujian klinik, hingga dikeluarkannya izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) nanti, kesiapan tenaga kesehatan juga terus dilakukan. 440.000 tenaga kesehatan dan 23.000 vaksinator terus mempersiapkan diri untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 hingga ke seluruh daerah.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi MPH mengungkapkan, sampai dengan 5 Desember, sudah dilakukan pelatihan sebanyak 12.408 orang untuk 21 provinsi. Sementara workshop penyiapan bagi tenaga vaksinator ini telah dilangsungkan untuk 29.635 orang dari 34 provinsi.

“Artinya, semuanya berjalan sesuai dengan rencana, dan Insya Allah kesiapan-kesiapan itu kita jaga dari sisi jumlah, proporsional dari semua provinsi akan tercakup,” ujarnya dalam acara Keterangan Pers Juru Bicara Pemerintah COVID-19 yang disiarkan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (14/12/2020).

Dr Reisa Broto Asmoro, Juru bicara pemerintah untuk COVID-19 bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi, MPH memberikan penjelasan mengenai kesiapan tenaga kesehatan dan vaksinator, sambil menunggu Vaksin selesai disiapkan di Jakarta, Senin 14 Desember 2020. DOK.KPCPEN

Selain proses pemberian vaksinasi, kata dia, upaya mengedukasi masyarakat sebelum program vaksinasi berjalan juga tidak kalah penting. Upaya edukasi ini harus sampai dengan merata ke daerah. “Kita menginginkan bahwa masyarakat itu paham tentang pentingnya vaksinasi ini. Pemahaman kita tentang kehalalan juga sudah kita upayakan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kemudian, efektivitas vaksin tersebut juga harus dikomunikasikan dengan benar. Namun, yang tidak boleh ditinggalkan adalah mengkomunikasikan kepada masyarakat agar mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik, itu adalah cara paling ampuh untuk melindungi masyarakat,” ungkap Oscar Primadi.

Adapun upaya melakukan vaksinasi secara bertahap, bukan tanpa tantangan. “Indonesia ini besar sekali, dari sisi keterjangkauan kita masih menemukan kendala geografis sebagai persoalan, sehingga tenaga kesehatan dan vaksinator kita kadang-kadang mempunyai sebuah usaha yang luar biasa untuk menjangkau daerah ini,” kata Oscar Primadi.

Sementara dr. Reisa menyampaikan apresiasinya kepada tenaga kesehatan yang terus berjuang membantu
masyarakat di masa pandemi ini.  Dia mengapresiasi kepada tenaga kesehatan maupun kepada para peniliti yang luar biasa bekerjanya dalam upaya meningkatkan 3T (Testing, Tracing, Treatment). “Kita wujudkan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak). Dengan saling peduli mendukung bersama, kita bisa atasi pandemi ini,” pungkasnya.(Tim Komunikasi KPCPEN)

Share :

Baca Juga

Nasional

Jadi Narasumber di Rakernas ADPMET, Amran Mahmud Ulas Potensi Migas dan Tantangan Implementasi CSR Perusahaan

Nasional

Lebihi Anggaran APBD 115 Persen, Apkasi Sororoti Belanja Pemda Terkait Mandatory Spending

Nasional

Komisi I DPR Setujui Revisi UU TNI Dibawa ke Rapat Paripurna

Nasional

15 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Asal Sinovac Tahap Ketiga Tiba di Indonesia

Nasional

Kembali Temui Mentan, Bupati: Bentuk Keseriusan Hadirkan Program Studi Polbangtan Gowa di Wajo

Nasional

PERSI: Sinergi Rumah Sakit dan Pemerintah dalam Penanganan Lonjakan Kasus COVID-19 Menjadi Prioritas

Nasional

Bakal Disaksikan Presiden Jokowi, Hasnah Syam Terima Penghargaan MKK

Nasional

Eks Direktur Jenderal Vokasi Kementerian Pendidikan jadi Advisor SEVIMA