Home / Advertorial / Daerah / DPRD

Selasa, 28 Januari 2020 - 19:46 WIB

Reses, Ketua Komisi II PSM: Saya Hadir Menjemput Aspirasi Masyarakat

LINTASCELEBES.COM WAJO — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Wajo, Ir. H.Sudirman Meru (PSM), melaksanakan reses di Kelurahan Atakkae Senin 27 Januari 2020.

Ir. H.Sudirman Meru dalam sambutannya bahwa, kegiatan reses serentak dilaksanakan oleh semua anggota DPRD baik dari pusat, provinsi dan daerah yang dilaksanakan di luar kantor, karena anggota dewan, bukan kantor meman tempatnya, tapi selalu hadir di tengah masyarakat untuk menjemput aspirasi

“Saya hadir untuk menjemput aspirasi masyarakat, apa keinginanta semua, akan kita kawal dan menyampaikan ke Pemerintah setempat, dan OPD terkait, makanya dalam reses ini saya hadirkan Camat Tempe, Lurah Atakkae dan Dinas PU,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu masyarakat yang hadir dari seluruh perwakilan kelurahan se Kecamatan Tempe. Berbagai aspirasi yang disampaikan diantaranya, meminta pelayanan umum, berupa Bus Sekolah untuk wilayah Grend Hill Atakkae, bak sampah di atakkae, penambahan lampu jalan di Grend Hill.

Rustang yang mewakili Keluharan Wiringpalennae mengusulkan jembatan yang menghubungkan Timoro dan Padduppa bisa dilewati kendaraan roda 4, dan lanjutan pembangunan jalan yang belum sampai. Dari Kelurahan Watanglipue juga mengusulkan jembatan yang bisa dilalui roda 4 mengubungkan Kelurahan Watanglipue dan Keluran Laelo

Terkait dengan aspirasi masyarakat, H. Sudirman Meru, jembatan Timoro menghubungkan Padduppa , bahwa bupati Wajo sudah meninjau dan sudah masuk program Kabupaten, masyarakat tinggal menunggu.

Sementara kata dia, jembatan gantung yang rusak di tonrong mudah-mudahan segera PU ada dana swakelola untuk secepatnya bisa dikerja dan akan dikawal.

“Untuk permintaan bus sekolah mudahan bisa direalisasikan dan akan dikelolah oleh pemerintah Kelurahan Atakkae, karena termasuk usulan insiatif yang sangat bagus,” kata H. Sudirman Meru.

 

Sementara Camat Tempe, Andi Rustang mengungkapkan terkait bus sekolah, sudah menjadi perhatian dari Pemerintah Kecamatan Tempe, karena memang usia sekolah belum diwajibkan membawa kendaraan bermotor

“Bus sekolah bukan saja dibutuhkan di Atakke, di dalam kota juga sangat dibutuhkan, nanti diusulkan tinggal anak sekolah menunggu di halte yang disiapkan nanti, bus menjemput mulai dari dalam kota sampai ke Atakkae,” tambahnya

Sementara dari Dinas PU yang diwakili oleh Agusnisman, mengatakan, terkait jalan Surae yang sudah ada patoknya, di tahun 2019 itu baru masuk tahap perencanaan, dan jembatan Tokampu tahun ini sudah bisa direalisasikan.(Advertorial)

Share :

Baca Juga

Wajo

At-Taubah Peduli Bantu Dua Warga Desa Salo Tengnga Listrik Gratis dan Bantuan Modal Usaha

Advertorial

Bakal Dihadiri Gubernur Sulsel, Ini Rangkaian Kegiatan Hari Jadi Wajo ke-623

Advertorial

Ketua DPRD Makassar Hadiri Pengukuhan Apiaty Syam Sebagai Guru Besar

Advertorial

Porprov Sulsel XVIII 2026, Wajo Dipercaya Jadi Tuan Rumah

Advertorial

Rapat dengan DLH, Komisi III DPRD Wajo Bahas Solusi Lingkungan hingga Kesejahteraan Petugas Sampah

Advertorial

Ketua DPRD Wajo Bacakan Sejarah Singkat Hari Jadi Wajo di HJW ke- 624

Advertorial

Hadiri Wisuda Santri TK-TPA BKPRMI, Bupati Wajo: TK-TPA Tempat Pembentukan Dasa-dasar Generasi Qur’ani

Advertorial

Komisi I DPRD Wajo dan Kesbangpol Sulsel Bahas Tata Kelola Dana Hibah dan Penguatan Pendidikan Politik