Home / Sulsel

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:09 WIB

Wawali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Program KKN Berdampak UNIFA 2026

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi dari Universitas Fajar terkait pelaksanaan Program KKN Berdampak Tahun 2026 yang mengusung orientasi pemberdayaan, inovasi, dan keberlanjutan di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani No. 2, Makassar, Jumat (29/5/2026)

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi dari Universitas Fajar terkait pelaksanaan Program KKN Berdampak Tahun 2026 yang mengusung orientasi pemberdayaan, inovasi, dan keberlanjutan di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani No. 2, Makassar, Jumat (29/5/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi dari Universitas Fajar terkait pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Tahun 2026 yang mengusung orientasi pemberdayaan, inovasi, dan keberlanjutan. Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani No. 2, Makassar, Jumat (29/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pihak UNIFA memaparkan rencana pelaksanaan program KKN Berdampak 2026 yang akan melibatkan sebanyak 75 mahasiswa dan dilaksanakan di sejumlah wilayah di Kota Makassar.

Program ini diharapkan mampu bersinergi dengan berbagai program sosial kemasyarakatan Pemerintah Kota Makassar, sehingga mahasiswa dapat berkontribusi secara langsung melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan komitmen UNIFA dalam menghadirkan program pengabdian masyarakat yang selaras dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan Kota.

“Pemerintah Kota Makassar tentu mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Kehadiran mahasiswa melalui program KKN diharapkan dapat membantu mengedukasi masyarakat sekaligus mendukung berbagai program Prioritas yang telah berjalan di Kota Makassar,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Ia juga menyarankan agar peserta KKN dibagi dan ditempatkan di tiga kecamatan berbeda agar pelaksanaan program lebih efektif dan optimal.

Menurutnya, pembagian sekitar 25 mahasiswa di setiap kecamatan akan memudahkan koordinasi sekaligus memperluas jangkauan pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar, Haidil Adha, menambahkan bahwa mahasiswa KKN nantinya diharapkan dapat membantu mendukung program-program prioritas Pemerintah Kota Makassar, seperti urban farming, creative hub, penanganan sampah, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.

“Adik-adik mahasiswa diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi dan ikut berkontribusi dalam mendukung program prioritas pemerintah di wilayah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar, Fathur Rahim, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut dan siap melakukan koordinasi lintas sektor demi kelancaran kegiatan KKN di lapangan.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar dalam audiensi tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar Fathur Rahim, Kepala BRIDA Kota Makassar Haidil Adha, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman yang diwakili Kepala Seksi Sarana Bidang PAUD, Arwinah.

Sementara dari pihak UNIFA hadir Deputi Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Ismail Marzuki, Deputi Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Muhammad Bisyri, Ketua IPPM Wahyu, serta Staff Pusat Karir, Mirawati.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Bupati Barru Hadiri Puncak Peringatan HBDI Tingkat Kabupaten Barru

Sulsel

Fatmawati Rusdi Minta Direksi Perumda Paparkan Hal Ini Saat Rakor

Sulsel

Disperkim Makassar Salurkan Bantuan Material ke Korban Angin Puting Beliung di Barombong

Sulsel

Hari Kartini, Melinda Aksa Ajak Perempuan Tak Pernah Berhenti Belajar

Sulsel

Andi Sudirman Sampaikan Duka atas Wafatanya Gubernur Sulsel Periode 2003-2008 Amin Syam

Sulsel

Serah Terima PSU 20 Perumahan, Pemkot Makassar Selamatkan Aset Senilai Rp. 319 Miliar

Sulsel

Munafri–Aliyah Dampingi Mensos Serahkan 20 Rumah Knockdown dan Bantuan Pemberdayaan Nelayan Untia

Sulsel

Koordinasi Bawaslu Dan Kejaksaan Negeri Wajo Untuk Sinergitas Persiapan Pembentukan Gakkumdu Pemilu 2024