LINTASCELEBES.COM WAJO — Nuansa kepedulian sosial menyelimuti kawasan Pasar Sentral Sengkang menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Masjid At-Taubah Pasar Sentral Sengkang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu sesama dengan menyalurkan santunan kepada ratusan warga kurang mampu, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H atau momen Nuzulul Qur’an ini menyasar sedikitnya 700 anak yatim piatu dan kaum dhuafa di wilayah Kabupaten Wajo. Penyaluran santunan berupa uang tunai dan beras tersebut dikawal ketat oleh personel Kodim 1406/Wajo guna memastikan proses pembagian berjalan tertib dan lancar.
Penyaluran bantuan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan manifestasi nyata dari kedermawanan para pedagang Pasar Sentral Sengkang dan para donatur yang selama ini menjadi tulang punggung donasi di Masjid At-Taubah.
Koordinator Sumbangan Masjid At-Taubah, H. Nurdin Hamid, bersama Mediator Anak Yatim dan Dhuafa, Ustaz Muhammad Akbar Gunawan, menyerahkan langsung santunan tersebut.
”Pembagian santunan ini merupakan bentuk nyata kepedulian para pedagang Pasar Sentral Sengkang serta para donatur tetap kami terhadap warga yang membutuhkan di Kabupaten Wajo,” ujar H. Nurdin Hamid dalam keterangannya.
Nurdin Hamid juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh dermawan yang telah memercayakan donasinya melalui Masjid At-Taubah. “Semoga para donatur senantiasa dilancarkan usahanya dan dapat merasakan keajaiban dari doa-doa anak yatim serta kaum dhuafa yang kita bantu hari ini,” tambahnya.
Di lokasi yang sama, Ustaz Muhammad Akbar Gunawan berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang lebaran.
”Meskipun nilainya mungkin tidak seberapa dibanding harapan mereka, setidaknya ini bisa memberikan senyum bahagia di tengah situasi sulit saat ini. Kami ingin mereka merasakan kehadiran saudara-saudaranya yang peduli,” ungkap Akbar Gunawan.
Melalui aksi sosial ini, pengelola Masjid At-Taubah berharap dapat terus memupuk rasa solidaritas dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Wajo secara berkelanjutan.(Tim At-taubah Peduli)












