LINTASCELEBES.COM WAJO – Warga Kelurahan Mattirotappareng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah di area Pulau IX (Sembilan), pesisir Danau Tempe, pada Minggu (8/2/2026) pagi.
Pihak kepolisian sektor (Polsek) Tempe kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas korban.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang nelayan setempat sekitar pukul 08.30 WITA. Saksi yang tengah melintas di sekitar lokasi mencium aroma tidak sedap, yang kemudian menuntunnya pada penemuan jenazah di tepi perairan. Temuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Tempe untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Tempe, AKP Candra Said Nur, bergerak cepat memimpin personelnya menuju lokasi guna melakukan pengamanan dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dalam proses evakuasi tersebut, Kapolsek didampingi oleh Kanit Reskrim IPTU Aditiawarman beserta jajaran personel lainnya.
”Setibanya di lokasi, kami segera melakukan pengecekan dan pengamanan TKP. Kondisi jenazah saat ditemukan sudah sulit dikenali secara fisik, sehingga identitas maupun jenis kelaminnya belum dapat kami pastikan di lapangan,” ujar AKP Candra Said Nur.
Guna kepentingan penyelidikan, jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukkelleng Sengkang. Tim medis akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut (visum) untuk mengetahui penyebab pasti kematian serta mencari ciri-ciri khusus yang dapat membantu proses identifikasi.
Kapolsek Tempe juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi atau informasi yang belum terverifikasi kebenarannya melalui media sosial.
”Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang. Jika ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa waktu terakhir, diharapkan segera berkoordinasi dan melapor ke Polsek Tempe,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi dan menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit guna mengungkap tabir di balik penemuan jenazah tersebut.(r)
Editor: Hamzah












