Home / Advertorial / Sulsel

Jumat, 24 Oktober 2025 - 21:47 WIB

Sutra Wajo Berkilau di Sengkang Silk Fashion Karnaval, Bupati Ajak Lestarikan Budaya Lokal

Bupati Wajo, Andi Rosman bersuka cita saksikan Sengkang Silk Fashion Karnaval sebagai rangkaian Festival Danau Tempe (FDT) 2025.  Ajang promosi produk dan budaya lokal itu berpusat di Jl Masjid Raya, depan Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang, Jumat (24/10/2025) siang

Bupati Wajo, Andi Rosman bersuka cita saksikan Sengkang Silk Fashion Karnaval sebagai rangkaian Festival Danau Tempe (FDT) 2025. Ajang promosi produk dan budaya lokal itu berpusat di Jl Masjid Raya, depan Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang, Jumat (24/10/2025) siang

LINTASCELEBES.COM WAJO — Bupati Wajo, Andi Rosman bersuka cita saksikan Sengkang Silk Fashion Karnaval sebagai rangkaian Festival Danau Tempe (FDT) 2025.

Ajang promosi produk dan budaya lokal itu berpusat di Jl Masjid Raya, depan Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang, Jumat (24/10/2025) siang.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD serta sejumlah perguruan tinggi dan universitas di Kabupaten Wajo tampak antusias menjadi peserta.

Mereka secara bergantian melintas di depan Bupati sambil menampilkan kreatifitas sutra.

Di panggung kehormatan tampak Bupati Wajo Andi Rosman, Ketua DPR RI fraksi PAN, Andi Yuliani Paris, Wakil Ketua DPRD Wajo, Andi Merly Iswita dan jajaran Forkopimda turut hadir.

Mulai dari kreasi ulat sutra, tenun sutra bahkan kreatifas sesuai tupoksi opd masing-masing.

Kegiatan dilanjutkan dengan Fashion Show oleh pimpinan OPD bersama pasangan masing-masing.

Bupati Andi Rosman menyebut rangkaian Festival Danau Tempe ini sebagai simbol dari Kabupaten Wajo itu sendiri.

“Karnaval sutra digelar guna memperlihatkan bahwa di Wajo, Sutra adalah simbol dan ciri khas daerah kita,” ujarnya.

Selain itu, Festival Danau Tempe mengangkat tema Colours of Culture atau Warna-warni Budaya.

“Ini mengingatkan kita untuk melestarikan warna kearifan lokal menjadi sebuah pertunjukkan seni, olahraga, kerajinan tangan/ kriya, kuliner dan fashion yang dapat dinikmati segala umur,” jelasnya.

Tak hanya itu, Sengkang Silk Fashion Karnaval sebagai unjuk kreatifitas bagi setiap OPD.

“Kita ingin para Perangkat OPD, BUMN dan BUMD serta jajaran perguruan tinggi mampu memperlihatkan kreatifitasnya masing-masing, terlebih bahwa Sutra adalah budaya kita yang harus terus dilestarikan,” katanya.

Dirinya berharap Festival Danau Tempe dapat memberikan kontribusi positif terhadap para pelaku pariwisata, UMKM dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Wajo.

“Pilar – pilar seperti pemerintah, pengusaha, akademisi, media massa dan masyarakat berkolaborasi dalam memberikan kontribusi pada pelaksanaan Festival Danau Tempe sehingga gaung dan pelaksanaannya kedepan makin berbobot dan variatif,” tandasnya.(r)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Koalisi Aksi Mahasiswa Aspirasi Ke DPRD Wajo Terkait Isu Mutasi Bergulir Jelang Pilkada

Advertorial

Tiga Kali Beruntun, Pemkab Wajo Raih Penghargaan Penerapan Sistem Merit dari KASN

Sulsel

Pemprov Gelar Kejuaraan Bulutangkis Rangkaian HUT Sulsel Ke-354

Sulsel

Jelang Tender, Danny Pomanto Sebut PSEL Terbuka untuk Semua Jenis Teknologi Ramah Lingkungan

Sulsel

Melalui HIPMI Wajo, Dua Kelompok Tani Dapat Bantuan Hand Traktor dari Kementerian Pertanian

Advertorial

Rapat Bersama Menko PMK, Pemkab Wajo Terima Dana Operasional Penanganan Tanggap Darurat

Sulsel

Munafri-Aliyah Dampingi Menaker RI Tinjau Penyaluran BSU 2025, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Sulsel

Tak Cuma Fokus Pelatihan Atlet, PBSI Wajo Gelar Pelatihan Tingkatkan SDM Wasit Daerah