Home / Sulsel

Selasa, 9 September 2025 - 22:24 WIB

Puncak PPK Ormawa Tim Sipatokkong, Desa Wisata Mattabulu Resmi Direlaunching

Suasana kegiatan Relaunching Desa Wisata Mattabulu. Bertempat di kawasan wisata Lembah Cinta, Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Minggu (7/9/25)

Suasana kegiatan Relaunching Desa Wisata Mattabulu. Bertempat di kawasan wisata Lembah Cinta, Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Minggu (7/9/25)

LINTASCELEBES.COM SOPPENG — Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah Universitas Hasanuddin (UKM KPI Unhas) melalui Tim Sipatokkong dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) menyelenggarakan Relaunching Desa Wisata Mattabulu. Bertempat di kawasan wisata Lembah Cinta, Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Minggu (7/9/25).

Kegiatan ini bekerja sama dengan pemerintah desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattabulu. “Bertujuan untuk membangkitkan kembali pariwisata desa setelah sebelumnya terhenti karena bencana tanah longsor,” ungkap Ketua Tim, Andi Alif Raihan Analta.

Dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Soppeng, Alia Warjuni STP MSi serta Kapolres juga Dandim Soppeng, AKBP Aditya Pradana SIK MIK dan Letkol Inf Reinhard Haposan Manurung SPd. Serta Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lalabata, Soppeng, H Muh Saleh SPt.

Pembukaan kembali desa wisata ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, H Andi Muhammad Farid SSos dan Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi PhD. Dalam rangka implementasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), kegiatan ini menjadi puncak dari agenda pengabdian Tim Sipatokkong.

Dalam wawancaranya, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, H Andi Muhammad Farid SSos, mengungkapkan harapan besar agar momentum relaunching menjadi awal keberlanjutan program. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat bahwa pengembangan pariwisata akan berdampak signifikan pada perekonomian lokal.

“Kita berharap ini berkelanjutan terutama dalam sektor pariwisata. Kalau pariwisata berkembang maka akan memberikan dampak yang besar bagi perekonomian masyarakat,” ucapnya saat diwawancara, Minggu (7/9/25).

Terkait aspek keselamatan, DPRD dan masyarakat melihat alat deteksi bencana yang dikembangkan tim sebagai kebutuhan penting. Farid berharap alat tersebut dirawat, dikembangkan, dan dapat disosialisasikan ke daerah lain di Soppeng agar keselamatan warga lebih terjamin.

“Saya sangat mendukung kegiatan adik-adik yang dilakukan untuk kepentingan dan perkembangan masyarakat. Apapun yang kalian lakukan dan untuk masyarakat itu saya sangat dukung,” ungkap Farid.

Sementara itu, Sekretaris Desa Mattabulu, Abdul Kadir memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan relaunching yang menurutnya penting karena status mattabulu kini sudah resmi masuk sebagai desa wisata. Ia mengatakan bahwa sejak kejadian longsor, kunjungan sempat menurun. Namun, dengan kegiatan ini potensi untuk menarik wisatawan kembali terlihat.

“Relaunching seperti ini sangat bagus dilaksanakan. Semoga kedepannya akan banyak kunjungan ke Desa Mattabulu,” harap Kadir.

Lebih lanjut, Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi PhD, menyatakan program relaunching ini penting karena membangun kesadaran warga bahwa desa wisata bukan hanya soal objek wisata, melainkan sebuah ekosistem yang melibatkan masyarakat dan berdampak pada ekonomi lokal.

“Desa wisata itu tidak hanya menawarkan objek wisata tapi sebuah ekosistem, dimana selain objek wisata, masyarakatnya juga sadar dan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian,” ujarnya.

Abdullah mengapresiasi hasil nyata yang ditunjukkan tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas, termasuk peta bencana, peta kondisi sosial, dan alat deteksi bencana. Menurutnya, hasil kerja tersebut merupakan implementasi tridarma perguruan tinggi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi.(r)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Ketua TP PKK Sinjai Dorong Pengrajin Terus Berkreasi Tingkatkan Nilai Jual Produk

Sulsel

Hadiri Halalbihalal di Ujung Tanah, Tokoh Masyarakat Sebut Indira ‘Ibu’ yang Besarkan Kota Makassar

Sulsel

Warga Terbantu Operasi Pasar Murah, Danny: Jangan Ada Sembako Mahal

Sulsel

IPAL Losari Jadi Contoh Pengelolaan Sanitasi, Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja PDAM Makassar

Sulsel

Trend Prevalensi Stunting di Pinrang Turun 0,47 Persen

Sulsel

PDAM Kota Makassar Terima Kunjungan Manajemen PT. Palyja Jakarta Bahas Penawaran Kerjasama

Sulsel

Guru PAUD dan TK di Sinjai Jalani Vaksinasi Covid 19

Sulsel

Peringati HUT ke-415 Makassar, Dinkes Gelar Sunatan Massal Secara Gratis