Home / Sulsel

Selasa, 29 Juli 2025 - 16:32 WIB

Promosikan Produk UMKM ke Pasar Modern, Wabup Gowa Minta Pelaku Usaha Tingkatkan Kualitas Kemasan

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin membuka Pelatihan Desain Kemasan untuk Peningkatan Nilai Jual Produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kabupaten Gowa di Hotel Continent Makassar, Selasa (29/7/2025)

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin membuka Pelatihan Desain Kemasan untuk Peningkatan Nilai Jual Produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kabupaten Gowa di Hotel Continent Makassar, Selasa (29/7/2025)

LINTASCELEBES.COM GOWA — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin membuka Pelatihan Desain Kemasan untuk Peningkatan Nilai Jual Produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kabupaten Gowa di Hotel Continent Makassar, Selasa (29/7/2025).

Dalam sambutannya, Wabup Gowa mengatakan pelatihan tersebut sangat baik dilakukan agar produk UMKM Gowa bisa segera masuk ke pasar global dan lebih diketahui oleh masyarakat luas serta memiliki tampilan desain yang lebih menarik.

“Pelatihan ini merupakan bentuk kerjasama yang baik antara Perdastri dan Alfa Grup. Kami mau nantinya semakin banyak perusahaan besar yang membuka ruang dan kesempatan bagi UMKM untuk bisa bersaing dan mendalami ilmu pemasaran, khususnya dalam hal desain kemasan produk lokal,” ujar Darmawangsyah.

Ia menjelaskan, kegiatan ini berawal dari pertemuannya dengan pihak Alfa Grup, di mana saat itu terdapat dorongan untuk membawa produk-produk UMKM Gowa ke pasar retail modern seperti minimarket dan supermarket.

“Kami tidak ingin produk UMKM Gowa hanya dijual saat pameran. Kami ingin mereka bisa masuk ke pasar modern, seperti Alfamart dan jaringan ritel besar lainnya. Alfa Grup menyambut baik ide ini, namun tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya kemasan produk yang menarik dan memenuhi standar,” jelasnya.

Darmawangsyah, yang akrab disapa DM, menekankan pelatihan ini menjadi wadah penting untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan kalangan pengusaha besar, sehingga terjadi proses saling berbagi pengalaman dan pengetahuan.

“Pelatihan ini diadakan agar pelaku UMKM dapat memahami pentingnya kualitas kemasan, serta meningkatkan mutu produk agar dapat diterima di pasar retail modern. Ini bagian dari upaya agar produk kita bisa bersaing dan bahkan diekspor ke luar negeri,” ungkapnya.

Olehnya ia berpesan kepada seluruh peserta agar serius mengikuti pelatihan, menggali ilmu sebanyak mungkin, dan terus berinovasi agar produk lokal Gowa bisa bersaing secara global. Ia berharap jajaran Disperindag juga terus aktif mengembangkan potensi daerah dengan langkah-langkah konkret dan strategis.

Sementara, Kepala Bidang Promosi dan Ekspor Disperindag Gowa, Andi Tenri Ulang, menyebutkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 55 peserta yang merupakan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kabupaten Gowa, termasuk kuliner.

“Pelatihan ini bertujuan agar para pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas kemasan produk mereka. Kami menghadirkan narasumber ahli di bidang pemasaran serta menggandeng Alfa Grup sebagai mitra strategis untuk mendukung peningkatan daya saing produk Gowa,” jelas Andi Tenri Ulang.

Turut hadir dalam pembukaan pelatihan ini, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa, Rieke Susanti, serta Branch Manager Alfamart Cabang Makassar, Bambang Trianto.(FZ/NH)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Sinergi TNI-Polri, Kodim 1406/Wajo Ikuti Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana

Sulsel

Ketua Dekranasda Sumatera Utara Buka Pelatihan Pembuatan Souvenir di Asahan

Sulsel

Wali Kota Makassar Optimis Manggala Menangkan Lomba Kelurahan Tingkat Regional Kemendagri

Sulsel

Danny Pomanto Tegaskan Pemkot Makassar Siapkan Anggaran untuk Akses Jalan Stadion

Sulsel

Danny Pomanto Minta Pelaksana Proyek IPAL Losari Jadwalkan Pemulihan Lokasi

Sulsel

Munafri Bawa Kabar Gembira di Pesta Rakyat, Stadion Internasional Untia Segera Dibangun

Advertorial

Ketua DPRD Hadiri Rapat Pleno Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Wajo Terpilih

Sulsel

Komitmen TNI AD dalam Ketahanan Pangan: Dandim 1406/Wajo Kunjungi Lokasi Oplah 2025