Home / Advertorial / Pendidikan

Senin, 2 Desember 2024 - 14:03 WIB

Hari Guru, Pj. Bupati Wajo: Kemendikdasmen Berusaha Meningkatkan Kualitas Guru Melalui Tiga Program Prioritas

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pj. Bupati Wajo Andi Bataralifu menghadiri hari Guru tingkat Kabupaten di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (02/12/2024).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua PGRI Wajo H. Muhammad Yunus, Dandim 1406/Wajo, Kejari Wajo dan undangan yang hadir.

Tema Hari Guru tahun ini “Guru Hebat Indonesia Kuat”.

Menreri Pendidikan Dasar dan Menengah RI dalam sambutan seragamnya yang dibacakan Pj. Bupati Wajo Andi Bataralifu mengatakan, sejalan dengan visi pendidikan bermutu untuk semua, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berusaha meningkatkan kualitas para guru melalui tiga program prioritas.

Pertama, pemenuhan kualifikasi guru. Terdapat ratusan ribu guru yang belum
berpendidikan Diploma IV atau Strata 1. Secara bertahap, kementerian
berusaha memberikan kesempatan bagi para guru untuk dapat melanjutkan
studi ke jenjang pendidikan D-IV/S-1.

Kedua, meningkatkan kompetensi tidak terbatas pada kompetensi akademik, pedagogik, moral, dan sosial tetapi juga kewirausahaan, dan kepemimpinan melalui berbagai pelatihan.

Dalam rangka memperkuat pendidikan karakter dan akhlak mulia,
kementerian mulai memberikan pelatihan bimbingan konseling pendidikan nilai bagi para guru kelas dan guru bidang studi.

Ketiga, Kementerian berusaha meningkatkan kesejahteraan guru melalui sertifikasi baik bagi guru ASN PNS dan PPPK, maupun non-ASN. Dengan peningkatan kesejahteraan, para guru diharapkan dapat meningkatkan dedikasi dan kualitas pembelajaran.

Bataralifu menjelaskan, Kementerian juga berusaha menjamin keamanan para guru agar dapat bekerja dengan tenang dan terbebas dari segala bentuk intimidasi dan tindakan kekerasan oleh siapapun.

Terkait dengan perlindungan guru, lanjut Bataralifu, Kemendikdasmen akan menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang di dalamnya memuat kesepakatan agar masalah-masalah kekerasan dalam pendidikan diselesaikan secara damai dan kekeluargaan atau restorative justice sehingga guru tidak menjadi terpidana.(sri)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sibuk di Birokrasi, H. Amran Mahmud Luangkan Waktu Jadi Penguji

Advertorial

Program Serasi, Wajo Dapat Alokasi Anggaran Rp62 Milyar

Pendidikan

Wajo Nol Kasus Covid 19, Korwil Disdikbud Kecamatan Tempe Harapkan PTM Seratus Persen

Advertorial

Anak Salah-satu Stafnya Meninggal Dunia, Kadiskominfo Melayat di Rumah Duka

Advertorial

Teken Persetujuan Bersama Dua Ranperda, Bupati Apresiasi Pimpinan dan Anggota DPRD Wajo

Advertorial

Bupati Wajo Minta OPD Terkait Tetap Siagakan Unit Penanganan Banjir di Pitumpanua-Keera

Advertorial

DPRD Wajo dan Pemda Perkuat Sinergi Sambut Verifikasi KKS Nasional

Makassar

Hasil PSU di Wajo, Prabowo-Sandi Berkurang 40 Suara, Jokowi-Ma’ruf Berkurang 6 Suara