Home / Advertorial / Sulsel

Senin, 25 Maret 2024 - 16:51 WIB

Pimpin Rapat Persiapan HJW, Pj. Bupati Wajo Harapkan Usung Tema Sutera

Pemerintah Kabupaten Wajo menggelar rapat persiapan Hari Jadi Wajo (HJW) di ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Senin (25/3/2024). Rapat dipimpin langsung Pj Bupati Wajo, Andi Bataralifu

Pemerintah Kabupaten Wajo menggelar rapat persiapan Hari Jadi Wajo (HJW) di ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Senin (25/3/2024). Rapat dipimpin langsung Pj Bupati Wajo, Andi Bataralifu

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo menggelar rapat persiapan Hari Jadi Wajo (HJW) di ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Senin (25/3/2024).

Rapat dipimpin langsung Pj Bupati Wajo, Andi Bataralifu yang dihadiri sejumlah kepala OPD dan undangan lainnya.

Andi Bataralifu mengatakan, pelaksanaan Hari Jadi Wajo di rencanakan pada 18 April 2024 atau 22 April 2024. Kedua opsi ini akan disesuaikan dengan jadwal Pj gubernur Sulawesi Selatan.

“Kedua Opsi ini akan kita sesuaikan dengan jadwal pak gubernur. Kami juga menunggu konfirmasi dari Pemkab Bone yang juga akan melaksanakan kegiatan yang sama yaitu hari jadi Bone, ” ujarnya.

Adapun, rencana tema HJW yang akan dipakai, lanjut Batara, adalah Transformasi Wajo Menuju Indonesia Emas Tahun 2045 atau Merajut Sutera Merangkai Nusantara di Tanah Wajo.

Menurut Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di Direktorat Jenderal Otonomi Daerah ini, dia lebih cenderung menggunakan tema Merajut Sutera Merangkai Nusantara di Tanah Wajo karena Kabupaten Wajo memiliki branding sebagai kota sutera.

“Tema Merajut Sutera Merangkai Nusantara di Tanah Wajo lebih cocok dipakai sebagai tema, karena Wajo selama ini terkenal sebagai penghasil kain Sutera,” ucapnya.

Batara berharap dengan tema ini, brand sebagai kota sutera bisa dikembangkan kembali, mulai dari menenun sampai dengan pemasarannya untuk mengembalikan marwah sutera di Wajo.

Terkait dengan pengembangan sutera, Pj Bupati meminta instansi terkait mendata corak yang dimiliki Wajo dan didaftarkan di HAKI.

“Kita harus mempertahankan corak yang kita miliki, saya minta untuk di data, corak apa saja yang dimiliki Wajo kemudian apa yang sudah terdaftar di HAKI dan yang belum terdaftar. Itulah alasannya kita mengambil tema ini untuk mensosialisasikan kembali sutera sebagai identik dari Wajo,” pungkasnya.(**)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Rombongan OPD Soppeng Kagumi Mall Pelayanan Publik Barru

Sulsel

Satu Tahun Kepemimpinan Munafri, 105 Ruas Jalan Dibenahi dan 95 Ruas Disiapkan

Sulsel

Kepala Bapenda Makassar Silaturahmi di Longwis Yokohama Kelurahan Jongaya

Advertorial

Diikuti Ribuan Pelari, Bupati Wajo Lepas Peserta Bumi Lamaddukkelleng Fun Run 2023

Sulsel

Buka POR Korpri, Wabup Amran Minta Tanamkan Sportifitas

Advertorial

Pemkab Wajo Raih Kategori A Implementasi NSPK dari BKN

Sulsel

Bupati Asahan Resmi Tutup Kegiatan Bimtek Smart City

Sulsel

250 Penari Kolosal Warnai Pembukaan YCC Apeksi di Colloseum Tokka Tena Rata