Home / Wajo

Jumat, 18 November 2022 - 19:08 WIB

Apel Kesiapsigaaan, Andi Sudirman Minta Respon Cepat Penanganan Bencana

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman pimpin Apel Pasukan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam dan Pengecekan Peralatan SAR di Lapangan Karebosi, Jumat (18/11/2022).

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman pimpin Apel Pasukan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam dan Pengecekan Peralatan SAR di Lapangan Karebosi, Jumat (18/11/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam dan Pengecekan Peralatan SAR di Sulsel Tahun 2022 di Lapangan Karebosi, Jumat, 18 November 2022. Sebanyak 1.050 personil hadir.

Gubernur Sulawesi-Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, kesiap-siagaan ini pada SDM aparatur, logistik dan peralatan dalam menghadapi bencana alam dengan menggunakan prinsip tanggap, tangkas dan tangguh. Selain silaturahmi apel ini juga sebagai konsolidasi penanganan kebencanaan.

“Apel ini kita dapat berkolaborasi bersinergi yang bermuara pada perlindungan pada masyarakat terhadap bencana alam, baik faktor alam atau non alam,” kata Andi Sudirman.

Gubernur menyampaikan perlu mewaspadai potensi puncak musim hujan serta meminimalisir dampak cuaca ekstrem, curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan banjir dan longsor maupun bencana hidrometeorologis lainnya. Sulsel juga masuk dalam daerah yang rawan atau rentan bencana. Sehingga perlu kesiap-siagaan dan untuk mengurangi resiko bencana dengan mitigasi.

“Sehingga kita perlu waspada karena sering terjadi. Beberapa wilayah sering banjir dan longsor. Kemarin, terjadi di Malino. Bahkan ada yang rutin terjadi (banjir) seperti Wajo dan beberapa titik di Makassar,“ ujarnya.

Hal yang juga ditekankan oleh Gubernur adalah, menerapkan manajemen penanggulangan bencana tanggap darurat yang memerlukan respon cepat kurang dari 24 jam dengan baik.

Ia pun meminta pemerintahan mulai dari desa/kelurahan hingga Provinsi bersinergi untuk selalu tanggap dan dapat merespon setiap kejadian yang ada di masyarakat dan membutuhkan bantuan. Standby 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya sampaikan kepada Babinkantibmas dan Babinsa serta kepala desa dan lurah untuk menjadi ujung tombak terdepan, tercepat dalam penanganan untuk melakukan koordinasi, memegang contact emergency call. Demikian juga Kepala BPBD Sulsel untuk mengaktifkan nomor 24 jam untuk menerima telepon dari instansi mana saja,” ucapnya.

Pelibatan publik juga penting dalam dalam penanganan kebencanaannya.

“Mari kita bangun partisipasi publik dengan pelibatan pentahelix kebencanaan yaitu pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media pers dengan bersama sama turun dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di setiap fase,” sebutnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Provinsi Sulsel, yaitu pihak TNI/POLRI, BASARNAS, BMKG, Instansi lintas sektoral, Para Bupati/Wali Kota se-Sulsel, Organisasi Kemanusiaan dan Stakeholder dari berbagai elemen masyarakat.

“Serta seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu yang telah ikut berperan aktif, atas kesungguhan dan kerja keras dalam pengabdiannya demi kemanusiaan,” pungkasnya.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua KPRI Harapan Mekar Harapkan Anggota Selaku Pemilik Memelihara Koperasi Dengan Baik

Wajo

Kades Assorajang Pantau Vaksinasi Anak di SDN 23/265

Advertorial

Resmikan Posyandu Siratal 2, Bupati Wajo Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Bersih

Wajo

Dukung Program Nasional Indonesia Asri, Kodim 1406/Wajo Pimpin Aksi Bersih Pasar Tempe

Wajo

Hadiri Dies Natalis IAI As’adiyah, Wagub harapkan Wisudawan dan Wisudawati Terus Kembangkan Potensi Diri

Daerah

Bupati Wajo Harapkan KKW Pattirosompe Berkontribusi Positif ke Pemkab Kutai Timur

Wajo

Camat Ujung Tanah jadi Narasumber Edukasi Tuberkolosis di Kelurahan Pattingalloang

Wajo

Bupati Barru Hadiri Reuni Nasional dan Halal Bi Halal Akbar DDI Mangkoso