Home / Wajo

Jumat, 20 Mei 2022 - 22:21 WIB

Ketua PGRI Wajo Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Almarhum Suharto, S.Pd.

Detik detik Jenazah akan diberangkatkan

Detik detik Jenazah akan diberangkatkan

LINTASCELEBES.COM WAJO —  Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Wajo melaksanakan upacara pelepasan jenazah almarhum Suharto, S.Pd. mantan Katua PC PGRI Maniangpajo periode 2009-2014, Jumat (20/05/2022) di Jalan Bendungan Kalola Dusun Callaccu Desa Mattirowalie.

Prosesi upacara pelepasan jenazah dilaksanakan di rumah duka atau kediaman almarhum, dipimpin langsung Ketua PGRI Kabupaten Wajo, H. Muhammad Arif, M.M. Kemudian di shalatkan di Masjid Besar At-Taqwa Anabanua selanjutnya dimakamkan di pekuburan Tancung Kecamatan Tanasitolo.

Almarhum Suharto, S.Pd. meninggal di RSUD Lamadukelleng pada hari Kamis (19/05/2022). Semasa hidupnya, memulai karir sebagai guru SDN 44 Awotarae kemudian pindah ke beberapa SDN yang ada di Wilayah Kecamatan Maniangpajo.

Setelah mengabdi sebagai guru di beberapa SDN kemudian jadi Penilik. Selanjutnya menjadi Kepala UPTD Pendidikan Maniangpajo dan terahir menjadi Lurah Tangkoli.

Ketua PGRI Kabupaten Wajo, H. Muhammad Arif, M.M. saat memimpin upacara

Drs. Syamsul Bahkri, M.Si, mewakili keluarga almarhum Suharto, mengucapkan terima kasih kepada PGRI kabupaten Wajo atas penghargaan yang diberikan ke almarhum melalui pelaksanaan upacara pelepasan jenazah. Demikian pula rekan-rekan sejawat dan handai tolan yang turut hadir berbelasungkawa.

“Sebagai manusia biasa tentu almarhum tidak luput dari kekhilafan dan kesalahan semasa hidupnya, melalui kesempatan ini, mewakili keluarga almarhum saya memohon untuk melapangkan dada agar memaafkan segala kesalahan almarhum”, mohon Syamsul Bakhri.

Ketua PGRI Kabupaten Wajo, H. Muhammad Arif, M.M. saat memimpin upacara mengatakan, upacara pelepasan jenazah ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan dari PGRI Kabupaten Wajo atas jasa dan pengorbanan almarhum kepada anak-anak bangsa yang telah dilakukan sepanjang hidupnya.

“Kepergiannya membuat kita semua merasa kehilangan. Kehilangan seorang putera bangsa yang baik, yang selalu memegang teguh setiap prinsip-prinsip perjuangan dalam mewujudkan cita-cita Bangsa dan Negara”, kata Muhammad Arif.

Kepergian Suharto, S.Pd., lanjut Muhammad Arif, tentunya menyisakan rasa duka yang mendalam. Olehnya itu pada kesempatan ini, atas nama pribadi dan PGRI Kabupaten Wajo serta teman sejawat menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya.

“Semoga kesalahan dan kekhilafan almarhum diampuni dan seluruh amal ibadahnya diterima disihNYA serta mendapatkan tempat yang layak”, doa Muhammad Arif.(syaf)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Wajo

Bupati Wajo: APBD 2026 Fokus pada Pembangunan Infrastruktur dan SDM

Wajo

Pemkab Serahkan Sertifikat Hak Pakai Tanah ke Pengadilan Agama Sengkang

Wajo

Kepala Disperkim Makassar Jadi Pemateri Workshop Peningkatan Kapasitas SDM

Wajo

Kafilah Wajo Sabet Juara di Gelaran Festival Anak Shaleh Indonesia

Sulsel

Sekda Abustan Buka Bimtek Pilkades Serentak 2022

Wajo

DPO Pencuri Uang di Makassar Diringkus Polisi di Wajo

Wajo

Lolly Suhenty Ingatkan, Tidak Ada Kata Tertutup Bagi Bawaslu Untuk Awasi Elemen Kependudukan

Wajo

Pj Gubernur Sulsel Sebut Bantaeng Bisa Jadi Contoh Daerah Lain