Home / Wajo

Minggu, 29 Agustus 2021 - 14:21 WIB

Penanganan dan Evakuasi Banjir, Bupati Wajo Tinjau Tanggul Jebol di Desa Ujung Pero

Bupati Wajo H. Amran Mahmud saat meninjau lokasi tanggul jebol di Desa Ujung Pero, Minggu (29/8/2021)

Bupati Wajo H. Amran Mahmud saat meninjau lokasi tanggul jebol di Desa Ujung Pero, Minggu (29/8/2021)

LINTASCELEBES.COM WAJO — Bupati Wajo, Amran Mahmud, menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk tetap melakukan langkah antisipatif dalam penanganan dan evakuasi banjir.

Instruksi itu menindaklanjuti jebolnya tanggul di Desa Ujung Pero, Kecamatan Sabbangparu. Bahkan orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng ini turun meninjau langsung kondisi tanggul yang jebol akibat derasnya arus air akibat banjir pada Sabtu 28 Agustus 2021.

“Kita sudah menurunkan unit dari OPD terkait dalam hal ini Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tim Reaksi Cepat (TRC) serta Unit Damkar dan Penyelamatan untuk Sabbangparu melanjutkan evakuasi. Kita juga meminta tim untuk menyisir wilayah tersebut siapa tahu ada warga yang butuh evakuasi,” kata Amran saat meninjau lokasi tanggul jebol di Desa Ujung Pero, Minggu (29/8/2021).

Amran juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan tim Relawan Wahdah Islamiyah yang turut membantu dalam tim evakuasi.

“Kita juga minta kepada tim yang melakukan penyisiran melalui perahu karet ini agar membantu mendata objek yang membutuhkan penanganan misalnya kalau ada jembatan, jalan, gedung, atau perumahan warga yang rusak,” ucap Amran

Meski tidak ada korban jiwa, Amran tetap meminta kepada camat, kepala, desa, dan lurah setempat untuk tetap memantau serta membantu unit penanganan bencana untuk melakukan penyisiran maupun pelaporan.

“Saya minta camat, lurah, dan kepala desa turun mengontrol warganya. Bantu apa yang menjadi kebutuhan mereka serta mendukung tim dari unit penanganan bencana OPD yang sementara melakukan evakuasi,” kata Amran.

Pada kesempatan itu, Amran juga meminta kepada tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Wajo yang turut mendampingi agar segera mengomunikasikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Janeberang (BBWS PJ) untuk melakukan penanganan dan bantuan untuk memperbaiki tanggul rusak.

Diketahui, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wajo, untuk wilayah Kecamatan Sabbangparu, ada empat desa yang terdampak banjir, yakni Desa Salotengnga, Ujungpero, Tadangpalie, dan Pallimae.

Kepala BPBD Wajo, Andi Muslihin, mengatakan timnya masih tetap siaga dan memantau perkembangan serta aktif berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan.

“Kita masih terus meminta data siapa tahu ada perkembangan. Fokus kami untuk saat ini pendataan wilayah Kecamatan Sabbangparu ditambah Kecamatan Belawa yang informasinya air baru mulai naik,” beber Muslihin. (wan)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Wajo

Tiga Orang Tambahan Positif Covid 19 di Wajo

Wajo

Tiga Aparat Pemerintahannya Berpulang di Hari yang Sama, Camat Tempe Sampaikan Duka Mendalam

Advertorial

Amran Mahmud Satu-satunya Bupati di Indonesia Bakal Jadi Pembicara di Raker ADPMET se-Indonesia

Wajo

Temui Bupati Wajo, Satker BPPW Sulsel Sampaikan Kepastian Kelanjutan Pembangunan Pasar Tempe

Wajo

73 Unit Timbangan Ditera Ulang, 2 Diamankan Karena Bermasalah

Sulsel

Ikuti Pengarahan Presiden, Wabup Wajo: Jokowi Minta Perketat Prokes, Percepat Vaksinasi dan Pacu Ekonomi

Advertorial

Bupati Wajo: IAI As’adiyah Berperan Tingkatkan Kualitas SDM dalam Pengembangan Siar Islam

Wajo

Vaksinasi Kembali Digelar di Pasar Sempange, Sebanyak 219 Orang di Suntik Vaksin