Home / Advertorial / Wajo

Selasa, 6 Juli 2021 - 11:25 WIB

Bupati Wajo Buka Sosialisasi Kebijakan Pengarusutamaan Gender

MEDIASINERGI.CO WAJO — Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, (Dinsos P2KB-P3A) Kabupaten Wajo menggelar kegiatan sosialisasi kebijakan pengarusutamaan Gender (PUG) di gedung Dharmawanita, Selasa, 6 Juli 2021. Selain sosialisasi, Dinas P3A-P2KB juga melakukan pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) tingkat desa.

Sosialisasi dibuka langsung Bupati Wajo, Amran Mahmud. Dalam sambutannya, Amran mengatakan, hingga saat ini masih terjadi kesenjangan dalam hal akses, partisipasi, kontrol terhadap sumberdaya, dan manfaat pembangunan yang didapatkan oleh penduduk Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan diberbagai bidang pembangunan, baik ekonomi, sosial budaya dan politik.

Jika dicermati dengan baik, kata Amran, data menunjukkan bahwa penduduk perempuan khususnya, masih mengalami ketidaksetaraan dan diskriminasi dalam berbagai hal di masyarakat, seperti akses kesehatan, pendidikan yang relatif rendah, perbedaan upah kerja, pernikahan usia anak, perdagangan perempuan dan kekerasan terhadap perempuan yang cenderung semakin meningkat setiap tahunnya.

“Isu-isu gender yang termanifestasi dalam bentuk kesenjangan gender diberbagai aspek pembangunan merupakan suatu permasalahan yang sulit untuk diatasi tanpa suatu upaya yang serius, konsisten, dan berkesinambungan. Makanya, pemerintah desa menjadi gerbang terdepan dalam masalah kesetaraan gender,”ucapnya.

Amran menambahkan, Pemerintah Kabupaten Wajo telah melakukan percepatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dan senantiasa melakukan pembinaan dan mendorong Pemerintah Kabupaten Wajo untuk menerbitkan regulasi tentang Pengarusutamaan Gender sebagai dasar dan acuan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender pada level Kecamatan. Hal ini terlihat dengan Kabupaten Wajo telah memiliki Peraturan Daerah tentang Pengarusutamaan Gender.

“Harapan kita bersama pada tahun ini dapat meningkat lagi dalam nominasi untuk mendapatkan penghargaan bidang Pengarusutamaan Gender ini. Meskipun penghargaan ini bukanlah tujuan utama namun merupakan reward atas kerja keras kita semua dalam mendorong pembangunan Pengarusutamaan Gender Kabupaten Wajo,”ungkapnya.

Sementara Kepala Dinsos P2KB-P3A, Ahmad Jahran berharap peran Camat dan Kepala Desa dalam mensosialisasikan Pengarusutamaan Gender ini. Karena persoalan ini bukan hal kecil.

“Saya harap semua peserta yang hadiri di acara ini bisa berperan aktif dalam mensosialisasikan Pengarusutamaan Gender. Karena tingkat perceraian di Wajo naik derastis,”ungkapnya.(din)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Wajo

Tim Terpadu Jaring 38 Pelanggar Protokol Kesehatan di Wajo

Advertorial

Komisi III DPRD Wajo Tegas Kawal Aspirasi: Kanal Radi A. Gani Harus Masuk Prioritas 2025

Advertorial

HPN 2022, Bupati Wajo Ajak Insan Pers Terus Komitmen Tangkal Hoaks

Advertorial

Tampung Aspirasi PPDI Kabupaten Wajo, Amran Mahmud: Semoga Ada Payung Hukum Sebagai Dasar

Advertorial

Pandemi Covid-19, Amran Mahmud Terus Genjot Infrastruktur Jalan Secara Bertahap

Advertorial

Buka Rakor TPPS, Andi Bataralifu Harap Kolaborasi Multisektor Tangani Stunting

Wajo

Jumpa Pers, Kepala BPN Wajo Singgung Pembayaran Ganti Rugi Tanah dan Tanaman Bendungan Paselloreng

Advertorial

Aspirasi Masyarakat Diserahkan, DPRD Wajo Gelar Rapat Paripurna Hasil Reses