Home / Pendidikan

Minggu, 15 November 2020 - 05:48 WIB

Calon Guru Penggerak Kabupaten Wajo Laksanakan Lokakarya 1

LINTASCELEBES.COM WAJO — Sebanyak 46 Calon Guru Penggerak Kabupaten Wajo mengikuti lokakarya 1 di Hotel Sermani, Jalan Bau Baharuddin Sengkang, Sabtu (14/11/2020). Kegiatan ini juga dihadiri oleh 9 Pendamping Guru Penggerak dan dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Penjas dan BK Bogor Jawa Barat.

Pada kegiatan tersebut, peserta lokakarya mendiskusikan tentang peran nilai guru penggerak. Selain itu, juga tentang kompetensi guru penggerak yang diharapkan menjadi agen perubahan dalam transformasi pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.

Yasser A. Amiruddin, salah seorang peserta pendidikan guru penggerak mengungkapkan bahwa kegiatan lokakarya tersebut merupakan kegiatan pertama secara tatap muka pasca program merdeka belajar episode kelima tersebut diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Selama satu bulan sebelumnya, rangkaian kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan secara dari melalui Zoom, Google Meet, maupun LMS Guru Penggerak.

“Satu bulan pasca diluncurkan, kami mengikuti proses melalui daring menggunakan zoom, Google Meet, maupun LMS Guru Penggerak. Baru kali ini dilaksanakan secara tatap muka,” akunya

Sementara itu, Irham Halik salah seorang pendamping turut mengapresiasi inovasi calon guru penggerak di Kabupaten Wajo. Bahkan dirinya mengaku akan mengadopi beberapa inovasi untuk diterapkan di tempat tugasnya.

“Ada calon guru penggerak yang sekolahnya nun jauh disana, untuk mencapai sekolah tersebut harus melewati jalan yang rusak parah. Tapi, memiliki segudang inovasi dengan menghadirkan dokter bahkan Wakil Bupati untuk menginspirasi peserta didik,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini termasuk pelatihan daring, lokakarya, rencana, dan Pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya. Kegiatan ini, dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 15 Oktober 2020 yang didahulu dengan lokakarya perdana pada tanggal 14 Oktober 2020 yang lalu.(*)

Editor: Kurniawan

Share :

Baca Juga

Pendidikan

AKSARA 3 PMR se-Kabupaten Wajo, Amran Mahmud Minta PMI Selalu Terdepan Dalam Penanganan Kebebcanaan

Pendidikan

Keren, SD Inpres Toddopuli Raih Juara Karate Terbaik

Pendidikan

Program Mappaccing Unhas, Upaya Cegah Penyakit Gatal Lewat Personal Hygiene di Pesantren

Pendidikan

Wisuda Santri Tahfidz Qur’an, Amran Mahmud Sebut Pertumbuhan Pondok Tahfdiz di Wajo Bertumbuh Pesat

Daerah

Dinsos Makassar dan Balai Diklat Kemensos Tandatangani MOU

Pendidikan

Dollah Mando Harapkan STIE Ichsan Topang Sidrap sebagai Kota Pendidikan Tinggi

Pendidikan

Monitoring UAS Hari Kedua di SMK Negeri 9 Makassar, Rama : Tidak ada Kendala atau Hambatan

Pendidikan

Sempat Terjadi Kesalahan Sistem Penginputan, Disdik Sulsel Telah Resmi Umumkan Hasil PPDB