LINTASCELEBES.COM WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo menggelar rapat koordinasi di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo 03 Agustus 2020.
Rakor tersebut dalam rangka menindaklanjuti silaturahmi dan dialog Bupati bersama wakil bupati dengan warga Liposos (Lingkungan Pemondokan Khusus) di Totinco Desa Wajo Riaja Kecamatan Tanasitolo.
Dalam rapat tersebut Bupati Wajo mengundang beberapa kepala OPD, Camat Tanasitolo, kepala Desa Wajoriaja serta pengurus Liposos untuk membicarakan berbagai hal, menyangkut Penanganan Liposos di totinco desa Wajo Riaja tersebut.
Bupati Wajo H. Amran Mahmud menyampaikan bahwa, warga Liposos yang ada di desa Wajo Riaja harus disetarakan dengan masyarakat desa yang lain, sehingga apa yang menjadi kebutuhan untuk warga Liposos bisa dipenuhi secara bertahap dengan melakukan skala prioritas yang ada.
H. Amran Mahmud mengharapkan kepada seluruh OPD terkait untuk bersama-sama memberikan perhatian khusus kepada warga Liposos agar bisa hidup layak seperti warga masyarakat yang lain.
“Lakukan perencanaan secara bertahap sehingga kehadiran pemerintah betul-betul bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya.
Sementara Wakil Bupati Wajo H. Amran SE, saat memberikan arahan menekankan untuk pengadaan aliran listrik bagi yang belum memiliki, layanan kesehatan serta program bedah rumah bagi warga.
kordinator dan warga desa Wajo Riaja dalam Rakor tersebut menyampaikan kebutuhan untuk warga Liposos.
Kordinator Liposos Abdul Samad saat menyampaikan laporannya mengatakan bahwa saat ini jatah jaminan hidup sebanyak 37 KK selama Pandemi Covid 19 berkurang, karena pemotongan anggaran untuk penanganan Covid 19.
Sementara untuk bedah rumah lanjut dia, ada sekitar 25 unit rumah yg perlu dibedah mulai dari rusak berat, sedang dan ringan.
Kordinator Liposos juga meminta kejelasan terkait fungsi dan tugasnya selaku koordinator yang baru diangkat tahun lalu, termasuk sistem koordinasinya ke OPD.
Salah satu warga Suryadi mengharapkan kepada pemerintah daerah agar pelayanan di Wajo Riaja dapat lebih diperbaiki, sehingga masyarakat tidak lagi terkotak-kotak akibat pilkada yg lalu.
Warga lainnya juga meminta kejelasan terkait proses dan mekanisme penentuan penerima BLT, BST, KIS dan berbagai program lain dari pemerintah.
Untuk menanggapi segala masukan dari warga pimpinan rapat kemudian memberikan beberapa penjelasan kepada warga sesuai aturan yang berlaku, begitupula dengan memberikan kesempatan kepada para OPD untuk memberikan penjelasan sesuai dengan tupoksinya untuk menindaklanjuti keinginan dan kebutuhan warga Liposos berdasarkan skala prioritas yang ada.(Hms-Adv)
Editor: Kurniawan












