Home / Sulsel

Kamis, 9 Juli 2020 - 07:30 WIB

Bedah Potensi Danau Tempe, FPIK UMI Gelar Webinar, Hadirkan Bupati Wajo

LINTASCELEBES.COM WAJO — Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Webinar Perikanan, Kegiatan ini bertajuk ‘Danau Tempe, Mangkuk Ikannya Indonesia’, dibuka Rektor UMI, Prof. Dr. H. Basri Modding,SE.,M.Si.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Wajo H.Amran Mahmud jadi narasumber pada kegiatan FPIK UMI melalui via Video Confrence di ruang pola,  Rabu, 8 Juli 2020.

Kegiatan yang dipandu langsung oleh Akademisi FKIP UMI Dr Ir H Andi Tamsil ini menghadirkan empat narasumber. Peserta dan narasumber merupakan pejabat di semua kelembagaan terkait dengan pengelolaan Danau Tempe.

Keempat narasumber adalah Dirjen Perikanan Tangkap KKP RI Zulfikar Mochtar ST MSc, Bupati Wajo Dr H Amran Mahmud,S.Sos, MSi, Bupati Sidrap Dr.m Ir. H Dollah Mando, MS, dan Bupati Soppeng, H Andi Kaswadi Razak yang diwakili oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Soppeng, H Andi Tenri Sessu M.Si

Dalam kesempatan itu, Dirjen Perikanan Tangkap Zulfikar Mochtar mengungkapkan, arah kebijakan dari 2016 telah ada beberapa tahapan yang dilakukan untuk memaksimalkan pengelolaan Danau Tempe, mulai dari stok assessment.

“Sehingga telah dikenali spesifikasi pengelolaan lintas provinisi dan lain sebagainya. Tentunya akan banyak memberikaan manfaat kedepannya di semua aspek lingkungan, social buidaya, ekonomi, dan lain sebagainya,” ungkap Zulfikar.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun dan strategi pengelolaan perikanan berkelanjutan perairan darat. Strategi pertama, katanya, meletakkan pondasi pengelolaan perikanan berkelanjutan diperairan darat.

“Kedua membangun system pengelolaan perikanan yang efektif dan efisien. Dan staretgi ketiga adalah mengoptimalkan manfaat dan mempertahankan kelestarian SDI,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Wajo, Amran Mahmud memaparkan, dalam catatannya, Danau tempe memiliki berbagai fungsi seperti kawasan tangkapan air dan reservasi air, sumber cadangan air baku.

Kemudian, sebagai habitat bagi biota air dan burung, kawasan perikanan darat, kawasan budidaya tanawan Palawija, serta kawasan Pariwisata.

Kehadiran FPIK UMI di Danau tempe, ditegaskan Amran Mahmud, membantu meningkatkan fungsi-fungsi Danau Tempe. “Kehadiran FPIK UMI di Danau Tempe menjadi instrument penting untuk menjalankan ini. Ini untuk mendorong dan menjawab solusi lokal. Kami berharap UMI berperan di dalamnya,khususnya pengelolaan Danau Tempe”.

Terpantau, diskusi yang berlangsung secara interaktif ini berjalan baik. Para narasumber memaparkan sedalam dalamnya materinya. Begitupun para peserta yang cukup responsive.(*)

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Ketua TP PKK Kota Makassar Pimpin Senam Jantung Sehat, Perkuat Budaya Hidup Aktif untuk Wujudkan Keluarga Berdaya

Sulsel

Makassar Satu-Satunya Kota di Indonesia Raih Penghargaan Kota Sehat dari WHO 2024

Sulsel

Konsisten Melayani Pelanggan, PDAM Kota Makassar Sabet lagi Penghargaan Nasional

Sulsel

Tingkatkan Kualitas SDM, PDAM Makassar Gelar Pelatihan Karyawan

Sulsel

Dibuka Jokowi, Gubernur Andi Sudirman Ikuti Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2023

Sulsel

Wali Kota Danny Lepas Peserta Lari Kapolrestabes Makassar Cup, Junjung Sportivitas Bersama Jaga Kota

Sulsel

GATF 2024, Pjs Wali Kota Makassar Terima Kunjungan GM Garuda Indonesia

Sulsel

Dukung Program Ojol Day, Gojek Siapkan Promo Khusus Laskar Pelangi