Home / Daerah / Kesehatan

Kamis, 12 Desember 2019 - 15:07 WIB

HPN 2020 Dipusatkan di Soppeng

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulsel menggelar rapat konsultasi terbatas. Dalam rapat pertemuan di Lantai 19 Graha Pena itu menetapkan tokoh figur Bupati Soppeng sebagai salah seorang penerima Anugerah Peduli Budaya dan sekaligus rapat juga membahas persiapan pelaksanaan HPN tingkat Sulsel.

Setelah melalui diskusi dan pertimbangan dari berbagai sisi, pertemuan yang dipimpin langsung Ketua PWI Sulsel HM. Agus Salim Alwi Hamu dan dihadiri pengurus harian dan Ketua PWI Kabupaten Soppeng, itu akhirnya menetapkan Bupati Soppeng H. Andi Kaswadi Razak sebagai penerima Anugerah Peduli Budaya.

Dia dinilai sebagai pekerja unggul yang peduli budaya daerah.
“PWI Sulsel mendedikasikannya kepada Bupati Kabupaten Soppeng,” tandas Ketua PWI Sulsel Agus Salim Alwi Hamu. Penganugerahannya, kata Agus, akan diserahkan pada Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Provinsi Sulsel Thn 2020 di Watansoppeng oleh Ketua Umum PWI Pusat, Atal S. Depari.

“Ini merupakan apresiasi PWI atas jasa, prestasi dan keteladanan yang dilakukan Bupati Soppeng karena dinilai telah menyumbangkan pikiran, karya, karsa, cipta dan dharma baktinya yang bermanfaat untuk pelestarian dan pengembangan budaya daerah,” komentar Ketua Bidang Pembelaan Wartawan, Faisal Palapa, di sela-sela rapat konsultasi tersebut.

Sebagaimana ketetapan Rapat kerja PWI Sulsel bulan Oktober yang lalu, bahwa Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 tingkat Sulsel akan dipusatkan di kota Soppeng ibukota Kabupaten Soppeng yang terkenal dengan kalongnya.

Dalam rapat konsultasi itu, PWI Sulsel dan PWI Kabupaten Soppeng sepakat bekerjasama dalam semua proses penyelenggaraan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan HPN Sulsel 2020.

Agus yang juga Dirut Media Fajar itu berharap, setelah pertemuan tersebut, kedua belah pihak dapat segera menindak-lanjuti persiapan HPN dengan mitra-mitra terkait, termasuk menyusun TOR dan schedule kegiatan.

“Saya harap agenda HPN di Soppeng ini fokus pada isu mendorong pariwisata daerah menjadi lebih maju,” harap Agus yang juga menyebut potensi parisiwisata Soppeng sangat layak diandalkan untuk berkembang lebih maju.
Ketua PWI Soppeng Andi Rahmat melaporkan kesiapannya, khususnya setelah melakukan tatap muka dengan Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak.

“Pak Bupati sudah menyetujui rencana itu dan masyarakat Soppeng sudah siap menunggu pelaksanaan HPN,” jelas Andi Rahmat seraya memperlihatkan beberapa item kegiatan yang direncanakan pada HPN nanti.

“Secara teknis pelaksanaannya, perlu dibicarakan bersama. Kami tunggu kapan panitia Provinsi bisa datang ke Soppeng. Drs. H. Mappiar menyatakan, akan secepatnya melakukan persiapan-persiapan bersama tim panitia pusat dan daerah dalam mengkonkretkan kegiatan-kagiatan seperti seminar atau talkshow kepariwisataan, Sosialisasi Hukum dan Etika Pers, Lomba karya jurnalisatik, bakti sosial kesehatan, turnamen catur dan futsal.

“Dalam waktu dekat, tim penitia akan melakukan koordinasi ke Soppeng. HPN pasti berlangsung di sana,” kata Mappiar optimis yang disambut baik A Rahmat dengan segera melakukan persiapan panitia lokal setempat. Untuk kelancaran koordinasi antara panitia pelaksana PWI Soppeng dengan provinsi ditunjuk sebagai penanggungjawab Tiga orang pengurus masing masing Mappiar, Anwar Sanusi dan Usman Nukma. (*)

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Daerah

Peringatan Hari Pahlawan, Legium Veteran Dapat Dana Hibah dari Pemkab Wajo

Bone

Sempat Dirawat di Puskesmas, IRT Korban Laka Lantas di Mario Meninggal Dunia

Kesehatan

Terapkan Langkah Ini untuk Mencegah Serangan Jantung

Wajo

Awal Tahun Disperkim Lakukan Pengawasan dan Penindakan PSU Perumahan di Kawasan GMTD

Wajo

Reses di Belawa, Warga Berterimakasih ke Legislator Wajo Suriadi Bohari Atas Selesainya Penggalian Sungai Lompodiya

Wajo

Catatan Kemerdekaan Ukhy Sukirman HUT RI 77 Tahun

Daerah

Awal Tahun 2020, Bupati Wajo Lantik 12 Kepala OPD

Wajo

Operasi Pasar di Kontainer, Lurah Jongaya: Waktu Singkat Habis Terjual