Home / Advertorial / Daerah

Jumat, 3 Mei 2019 - 05:28 WIB

Pimpin Rapat Optimalisasi Pendapatan Daerah, Ini Harapan Wakil Bupati Wajo

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pemkab Wajo melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar rapat optimalisasi pendapatan daerah terkait Pajak dan Retribusi secara online  di Ruang Rapat pimpinan Kantor Bupati, Kamis 2 Mei 2019.

Rapat tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Wajo H. Amran SE didampingi Kepala Bapenda Ir. Armayani.

Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE mengatakan kalau ditugaskan oleh Bupati Wajo untuk mengurus bagaimana Pendapata daerah bisa ditingkatkan, pasalnya PAD merupakan sumber pendanaan pemerintahan Kabupaten Wajo.

Amran SE mengungkapkan kalau sudah MoU Pemkab dengan Bank SulSelBar terkait optimalisasi 8 area interfensi yang difasilitasi pemerintah dan Bank SulSelBar. Bahkan KPK telah mengadakan penandatanganan dengan Bank SulSelBar dan Bapenda terkait pungutan Pajak dan Retribusi secara online.

Untuk mendukung hal tersebut, kata orang nomor dua di Bumi Lamaddukkelleng ini, harus libatkan stakeholder sesuai fungsi masing-masing.

“Jangan ada pilih kasih, hadirkan Satpol PP untuk mengawal kalau diperlukan. Banyak hal yang perlu dilakukan, kami dapatkan laporan masih banyak di Wajo yang bermasalah dalam Pembayaran Pajaknya,” tegasnya.

Dia mengharapkan agar melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat wajib pajak, karena tujuan utama dari pendapatan pajak adalah untuk kesejahteraan masyarakat Wajo.

“Kita butuh sinergitas bagaimana PAD bisa meningkat dengan mengedepankan 3 S serta meminta kepada Kelurahan yang ada di Kecamatan Tempe supaya memasukkan data otentik, akuntabel dan transparan,” tansdasnya.

Sementara Kepala Bapenda Ir. Armayani, dalam pengoperasian alat yang akan dipergunakan nantinya di Restoran, Bank SulSelBar yang menyediakan perangkatnya, sementara Bapenda yang sediakan data basenya.

“Rencana awal akan ada 10 alat yang akan dipasang di Restoran. Bapenda tidak bisa kerja sendiri, karna harus didukung oleh stakeholder, dan menyampaikan kalau Pajak Restoran bukan dibebankan kepada pengusaha tapi kepada mereka yang menikmati makanan di tempat tersebut, dan memberi mereka pengertian kalau pajak itu bukan merupakan suatu beban,” ungkapnya.(Advertorial)

Editor : Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

Jelang Idul Adha, Bupati Wajo Turunkan 47 Personil Bantu Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Advertorial

Wisuda Hafiz, Amran Mahmud Sebut Penghafal Al-qur’an Jadi Primadona di Perguruan Tinggi

Wajo

PSI Makassar Ikut Euforia Kemenangan PSM

Wajo

Wajo Raih Enumerator Produsen Terbaik Nasional

Advertorial

Data PHBI, Total Hewan Kurban di Kabupaten Wajo Capai 2.601 ekor

Advertorial

Yeni Rahman : Pendidikan Baca Tulis Al- Qur’an Bertujuan Sebagai Pedoman Hidup Manusia

Wajo

Amran Mahmud Urai Kawasan Integrated Farming Wajo di Webinar Kementerian Pertanian

Advertorial

Wujudkan Smart City, Bupati Wajo MoU SPBE dengan Universitas Telkom