Home / Kesehatan / Pendidikan

Jumat, 8 Maret 2019 - 19:25 WIB

Ini Upaya Pemda Wujudkan Perlindungan dan Kesejahteraan Anak di Sinjai

Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong ketika membuka kegiatan Penguatan Dan Percepatan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2019 yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di ruang pola Kantor Bupati Lama, Jumat (08/03).

Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong ketika membuka kegiatan Penguatan Dan Percepatan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2019 yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di ruang pola Kantor Bupati Lama, Jumat (08/03).

LINTASCELEBES.COM, SINJAI – Penguatan layak anak (PLA) merupakan bentuk upaya Pemkab Sinjai untuk mewujudkan perlindungan dan kesejahteraan anak dalam rangka memenuhi amanat Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dimana dalam pasal 4 disebutkan bahwa setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dab diskriminasi.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong ketika membuka kegiatan Penguatan Dan Percepatan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2019 yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di ruang pola Kantor Bupati Lama, Jumat 08 Maret 2019

“Ada 24 indikator KLA yang didasarkan pada substansi hak-hak anak yang dikelompokkan ke dalam 5 (lima) klaster pemenuhan hak-hak anak dalam Konvensi Hak Anak (KHA) yaitu Hak Sipil dan Kebebasan, Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan, Pendidikan Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Seni Budaya dan Perlindungan Khusus”, jelas Andi Kartini.

Selain itu, Wabup juga menekankan bahwa melalui penguatan Kabupaten Layak Anak (KLA) ini, mari membangun pondasi yang kuat untuk anak-anak.

Bahkan Dia mengajak untuk membimbing anak-anak untuk menjadikan pribadi yang kuat, berakhlak mulia dan berpendirian teguh serta memiliki kecakapan, wawasan yang luas dan kecerdasan sehingga kelak Sinjai maju dan sejahtera dipimpin oleh generasi terbaik dari anak-anak yang ada sekarang ini.

Sementara Ketua panitia Andi Muliati Anwar menyampaikan bahwa melalui pengembangan KLA pemerintah membuat suatu upaya nyata untuk menyatukan isu hak anak ke dalam perencanaan dan pembangunan Kabupaten/Kota. Sinjai.

“Kegiatan ini bertujuan agar para peserta mampu memahami dan mengimplementasikan lima klaster di masing-masing tempat kerjanya serta untuk menyukseskan pelaksanaan percepatan penilaian KLA terhadap 177 Kabupaten/Kota termasuk Kabupaten Sinjai”, tandasnya.

Laporan : Irwan

Editor    : Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Biddokkes Polda Sulsel Sosialisasi Pengendalian Wabah Tanpa Vaksin di Polres Wajo

Advertorial

DPRD Wajo: Pemkab Perlu Meningkatkan Pembinaan Seni dan Budaya yang Berkembang di Masyarakat

Pendidikan

HMI-MPO Komisariat Uniprima & IAI As’adiyah Sukses Gelar Kegiatan Basic Training Akbar( LK-1 )

Pendidikan

Didampingi Para Warek Uniprima Sengkang, Bupati Wajo Lepas 21 Mahasiswa Ikuti Program MBKM

Pendidikan

Monitoring UAS Hari Kedua di SMK Negeri 9 Makassar, Rama : Tidak ada Kendala atau Hambatan

Pendidikan

Tiba di Wajo, Presiden RI Langsung Meninjau Vaksinasi Massal di SMAN 3

Advertorial

Sikapi Polemik Mundur Massalnya Honorer RSUD Siwa, DPRD Wajo Gelar Rapat Dengar Pendapat

Kesehatan

Resep Menurunkan Asam Urat