Home / Advertorial / DPRD / Kesehatan

Senin, 8 April 2019 - 17:07 WIB

Sikapi Polemik Mundur Massalnya Honorer RSUD Siwa, DPRD Wajo Gelar Rapat Dengar Pendapat

LINTASCELEBES.COM WAJO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wajo memberikan perhatian khusus terhadap Polemik mundur massalnya tenaga honorer di RSUD Siwa beberapa waktu lalu. Menindaklanjuti hal tersebut, Komisi IV DPRD Wajo menggelar rapat dengar pendapat untuk mencarikan solusi masalah tersebut Senin, 8 April 2019.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Wajo Hj. Husniaty ini menghadirkan, para perwakilan eks honorer, Direktur RSUD Siwa, Armin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, Nur Asri Idrus, bahkan Sekertaris Daerah Kabupaten Wajo, Amiruddin juga turut hadir.

Salah satu perwakilan eks honorer kesehatan RSUD Siwa, Nasriadi menyebut, penyebab awalnya mereka mengundurkan diri secara massal bukan karena masalah gaji tetapi lantaran kecewa terhadap manajemen RSUD Siwa.

“Sebelumnya kita sudah lakukan pertemuan dengan Kepala Tata Usaha dan pertanyakan kenapa sudah 3 bulan belum tanda tangan MoU. Eh, mala kita disuruh buat MoU sendiri, pas diajukan selalu dikoreksi, kita minta filenya tidak diberikan,” ungkapnya.

Selain persoalan belum adanya MoU yang menjelaskan nasib mereka, para honorer ini juga mempertanyakan terkait perbedaan besaran gaji setiap honorer.

Terkait hal tersebut, Direktur RSUD Siwa, Armin menyebutkan, terkait belum adanya penandatanganan MoU, karena SK kolektif yang belum ditandatangani Bupati Wajo.

Untuk nilai kontrak di MoUnya kenapa beda, karena kita menilai berdasarkan indeks kompetensi, selain itu, SPD dari keuangan juga belum keluar

Komisi IV DPRD Wajo pun menyanyangkan adanya pengunduran diri massal para tenaga honorer tersebut.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Wajo, Husniaty, sebaiknya hal tersebut dibicarakan dulu sebelum mengambil tindakan. “Ini sangat disayangkan, sebaiknya dibicarakan baik-baik dulu, apalagi ibu direktur sudah acc pengunduran dirinya,” kata Husniaty,”

Komisi IV pun meminta, agar para tenaga honorer tersebut tetap diakomodir sesuai dengan makanisme yang berlaku.

“Saya kira semuanya sudah selesai, jika mereka mau bekerja ditempat lain maka pihak RSUD Siwa siap memberikan surat keterangan pengelaman kerja,” jelas Husniaty. (Advertorial)

Share :

Baca Juga

Birokrasi

DPRD Wajo Serahkan Pokir ke Pemkab

Daerah

Ketiga Kalinya, Wajo Kembali Raih Penghargaan Tertinggi KKS Swasti Saba Wistara

Advertorial

Ketua DPRD Makassar Gelar Sosperda Bantuan Hukum Gratis Pemerintah untuk Masyarakat

Advertorial

DPRD Wajo dan Pemda Perkuat Sinergi Sambut Verifikasi KKS Nasional

Advertorial

Sekretariat DPRD Wajo Raih Penghargaan Perangkat Daerah Terbaik

Advertorial

Aspirasi Warga Sengkang Mengalir Deras, Firmansyah Perkesi Janji Tindak Lanjuti

Advertorial

Pemkab Wajo Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Lingkungan Tonrongge

Advertorial

Legislator Makassar Yeni Rahman Dorong Perempuan Teladani Semangat Ibu Kartini