LINTASCELEBES.COM WAJO — Menjelang detik-detik Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Komandan Kodim (Dandim) 1406/Wajo Letkol Inf Harianto, S.I.P., menghadiri Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Wajo pada Minggu (16/8/2026).
Upacara pengukuhan yang bertempat di Ruang Pola Bupati Wajo, Jalan Rusa No. 17, Kelurahan Tempe, Kecamatan Tempe ini menjadi momentum sakral bagi 70 putra-putri terbaik daerah yang telah terpilih. Mereka resmi mengemban amanah sebagai regu pengibar dan penurun bendera pada puncak Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Wajo.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Tampak hadir Bupati Wajo H. Andi Rosman, S.Sos., M.M., Wakil Bupati Wajo Dr. H. Baso Rahmanuddin Makkaraka, M.M., M.Kes., Ketua DPRD Kabupaten Wajo Ir. H. Firmansyah Perkesi, M.Si., serta Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr.Opsla.
Turut hadir melengkapi jajaran pimpinan daerah, Kepala Kejaksaan Negeri Sengkang Rio Aditya Arifiansyah, S.H., M.H., Sekda Kabupaten Wajo Ir. Hj. Armayani, M.Si., Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Wajo Hj. Nurlina, S.H., M.H., para Kepala OPD, tim pembina dan pelatih, serta para orang tua/wali anggota Paskibraka.
Di sela-sela kegiatan, Dandim 1406/Wajo Letkol Inf Harianto memberikan wejangan khusus kepada seluruh anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan agar menjalankan tugas dengan komitmen dan profesionalisme tinggi.
“Kepercayaan yang diberikan ini merupakan sebuah amanah sekaligus kehormatan besar. Laksanakan tugas mengibarkan Sang Merah Putih dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan dedikasi tertinggi,” tegas Letkol Inf Harianto.
Lebih lanjut, Dandim menggarisbawahi pentingnya menjaga soliditas regu, memegang teguh nilai-nilai kebangsaan, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa di setiap langkah tugas agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh keikhlasan.
Melalui pengukuhan 70 anggota Paskibraka ini, para pelajar pilihan tersebut diharapkan tidak hanya sukses menjalankan tugas pengibaran bendera pusaka, tetapi juga mampu menjadi ikon keteladanan, simbol persatuan, dan penggerak jiwa nasionalisme bagi generasi muda di Kabupaten Wajo.(r)













