Home / Sulsel

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:31 WIB

Kebakaran Rumah Kontrakan di Tanjung Alang Telan 2 Korban Jiwa, BPBD Makassar Siapkan Bantuan

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR —  Kebakaran melanda sebuah rumah kontrakan di Jalan Tanjung Alang, RT 003/RW 006, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 19.02 WITA.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka bakar, serta menyebabkan dua unit rumah kontrakan terdampak.

Berdasarkan asesmen awal Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, api pertama kali diketahui warga setelah terdengar suara kaca jendela pecah akibat tingginya suhu panas dari salah satu kamar kos. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.

Data sementara menunjukkan satu unit rumah kontrakan mengalami rusak berat dan satu unit lainnya mengalami rusak sedang. Sebanyak lima kepala keluarga atau 10 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut.

Korban meninggal dunia masing-masing atas nama Dg. Fuji (57) dan Ariani (47), sementara Aldi Muslim (27) mengalami luka bakar dan telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban serta memastikan seluruh unsur pemerintah bergerak cepat memberikan penanganan darurat.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Keselamatan warga menjadi prioritas utama. BPBD bersama seluruh unsur terkait bergerak cepat melakukan evakuasi, asesmen, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Setelah masa tanggap darurat, kami juga akan melaksanakan pendampingan recovery, mulai dari bantuan logistik, rehabilitasi, rekonstruksi hingga layanan dukungan psikososial apabila diperlukan,” ujar Fadli Tahar.

Proses pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar dengan mengerahkan 12 armada dan 42 personel. BPBD Makassar bersama Damkarmat turut melakukan evakuasi korban, sementara posko darurat didirikan di Kontainer Kelurahan Sambung Jawa untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Kebutuhan mendesak yang telah diidentifikasi meliputi tenda terpal, family kit, first aid kit, sarung, dan selimut.

Penanganan di lapangan melibatkan berbagai unsur, antara lain Camat Mamajang, BPBD Kota Makassar, Damkarmat, TNI, Polri, Dinas Sosial, PMI, pemerintah kelurahan, serta perangkat RT dan RW.

BPBD Kota Makassar memastikan asesmen akan terus diperbarui seiring perkembangan di lapangan. Seluruh tahapan penanganan, mulai dari bantuan kedaruratan hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, akan dilakukan secara terpadu agar warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.(sir)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Sulsel

Bersama Forkopimda, Bupati Wajo Pantau Langsung Pilkades Serentak 2023

Advertorial

Hari Pendidikan Nasional, Bupati Wajo Sampaikan Terima Kasih Kepada Insan Pendidikan

Sulsel

Setelah Rammang-rammang, Bantimurung Jadi Sasaran Program Budidaya Sukun

Sulsel

Sukseskan PIN Polio 2024, PKM Cendrawasih Gelar Vaksinasi di TK Nurul Askar

Sulsel

Apel Siaga, Kodim 1406/Wajo Tegaskan Kesiapsiagaan Prajurit

Sulsel

Pemkot Makassar Gelar Safari Ramdhan, Wali Kota Danny Shalat Taraweh Di Masjid H. Hamarung

Sulsel

Danny Pomanto: Makassar Adalah Rumah Kedua IKN sehingga Cocok Berinvestasi

Sulsel

Wali Kota Makassar Perkuat Sinergi dengan Kejari Makassar