Home / Sulsel

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:21 WIB

FreshPax: Inovasi Kertas Aktif Penyerap Etilen Karya Mahasiswa Unhas untuk Awetkan Buah

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi meluncurkan inovasi terbaru berupa FreshPax (Natural Ethylene Absorbent Active Paper Sheet) pada Jumat (7/8/2026)

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi meluncurkan inovasi terbaru berupa FreshPax (Natural Ethylene Absorbent Active Paper Sheet) pada Jumat (7/8/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi meluncurkan inovasi terbaru berupa FreshPax (Natural Ethylene Absorbent Active Paper Sheet) pada Jumat (7/8/2026).

Lembaran kertas aktif ini dirancang khusus untuk memperpanjang masa simpan buah dan sayuran klimakterik guna menekan angka kerugian pangan (food loss) dan pemborosan pangan (food waste) di Indonesia.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh tim lintas disiplin ilmu yang diketuai oleh Eky Sanjaya (Ekonomi Pembangunan), dengan anggota Miftah Auliatinur (Ilmu dan Teknologi Pangan), Nur Amalia (Farmasi), Fathan Wibowo (Sistem Informasi), dan Muhammad Ilham Fadillah (Akuntansi). Proyek kewirausahaan ini berada di bawah bimbingan Dosen Pendamping Dr. Shinta Dewi Sugiharti Tikson, S.E., M.Mgt.

Ketua Tim PKM-K Unhas, Eky Sanjaya, menjelaskan bahwa lahirnya FreshPax dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat kerugian pascapanen pada komoditas hortikultura. Buah klimakterik seperti pisang, mangga, alpukat, dan pepaya secara alami mengeluarkan gas etilen yang mempercepat proses pematangan hingga pembusukan. Kondisi ini acap kali memicu kerugian finansial, baik di tingkat rumah tangga maupun pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor distribusi buah segar.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi meluncurkan inovasi terbaru berupa FreshPax (Natural Ethylene Absorbent Active Paper Sheet) pada Jumat (7/8/2026)

“FreshPax hadir memanfaatkan limbah kulit jeruk pomelo sebagai sumber selulosa, pektin, dan polifenol. Kandungan organik ini berfungsi membentuk struktur kertas sekaligus memberikan perlindungan antimikroba alami. Dipadukan dengan arang aktif, produk ini efektif menyerap gas etilen sehingga memperlambat pematangan,” ujar Eky dalam pemaparannya saat acara peluncuran.

Dikemas praktis dalam bentuk lembaran berukuran 31 × 27 cm, pemanfaatan FreshPax dinilai sangat mudah. Pengguna cukup meletakkan lembaran kertas aktif tersebut di bawah atau di sekitar komoditas buah dan sayur yang disimpan.

Selain fungsional dalam memperpanjang kesegaran pangan, FreshPax mengusung sejumlah keunggulan kompetitif. Produk ini sepenuhnya bersifat ramah lingkungan (biodegradable), memberikan proteksi ganda melalui sifat antibakteri alami, serta menerapkan prinsip ekonomi sirkular dengan mengolah limbah organik menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Sebagai bagian dari strategi komersialisasi, FreshPax akan dipasarkan secara luas melalui akun Instagram resmi @freshpax.pkmk, berbagai platform marketplace, pameran kewirausahaan, hingga kemitraan strategis dengan UMKM buah dan sayur. Bersamaan dengan peluncuran produk, tim Unhas juga menginisiasi kampanye edukasi publik bertajuk *AmankanPangan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya manajemen pascapanen yang optimal.

Melalui kehadiran FreshPax, Tim PKM-K Unhas berharap inovasi ini dapat diadopsi secara luas oleh masyarakat dan pelaku usaha harian, sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi akademisi muda dalam mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan.(r)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Makassar Serahkan SK Jabatan Pelaksana Bagi Pegawai Mutasi Masuk

Sulsel

Bupati ASA Sambut Baik Sosialisasi DBH Cukai Tembakau

Sulsel

Deputi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marvest Siap Bantu Ketersediaan Listrik untuk Investasi di Sulsel

Sulsel

Bawaslu Wajo dan DPR RI Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Pengawasan Pemilu yang Independen dan Berintegritas

Sulsel

Kota Makassar Raih Dua Penghargaan di CNN Indonesia Award 2025

Sulsel

Kepala Diskominfo Makassar, Muhammad Roem Dinobatkan Emerging Leader oleh Konsulat Australia

Sulsel

Penantian Bertahun-Tahun, 1.746 PPPK Resmi Diangkat Jadi Pegawai di Pemkot Makassar

Sulsel

Setelah Rammang-rammang, Bantimurung Jadi Sasaran Program Budidaya Sukun