Home / Sulsel

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:24 WIB

Munafri Minta Nobar Piala Dunia 2026 di 15 Kecamatan, Hadirkan Pemberdayaan PKL

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh camat di 15 kecamatan menyelenggarakan nonton bareng (nobar) pertandingan dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima (PKL), Rabu (08/7/2026)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh camat di 15 kecamatan menyelenggarakan nonton bareng (nobar) pertandingan dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima (PKL), Rabu (08/7/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh camat di 15 kecamatan menyelenggarakan nonton bareng (nobar) pertandingan dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima (PKL).

Pemerintah Kota Makassar, menjadikan perhelatan Piala Dunia 2026 yang telah memasuki babak delapan besar sebagai momentum untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Saya minta seluruh camat di 15 kecamatan menyiapkan lokasi nobar di wilayahnya masing-masing. Kegiatan ini menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM,” kata Munafri, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan Nobar tersebut dijadwalkan mulai digelar pada akhir pekan ini dan akan berlangsung setiap hari Sabtu dan Minggu, sehingga tidak mengganggu aktivitas pelayanan pemerintahan di kantor kecamatan dan Kelurahan.

Menurut Appi, kegiatan nobar merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang mendorong seluruh kepala daerah hingga tingkat kecamatan memfasilitasi penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia 2026 sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.

Surat edaran tersebut mengarahkan pemerintah daerah untuk melibatkan pelaku UMKM dalam setiap penyelenggaraan nobar sehingga kegiatan olahraga berskala internasional dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

“Pak Mendagri telah menerbitkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh kepala daerah memfasilitasi nobar Piala Dunia 2026,” tuturnya.

“Arahan ini juga mengharuskan pelibatan UMKM lokal agar ekonomi daerah bergerak. Selama ini, ada beberapa titik di Makassar. Tapi, tentu kita Pemkot Makassar siap menindaklanjuti instruksi tersebut lebih bagus,” lanjut Appi.

Lebih lanjut orang nomor satu Kota Makassar itu menjelaskan, Pemkot Makassar akan menggandeng berbagai perangkat daerah serta seluruh kecamatan untuk menyiapkan titik-titik nobar di ruang publik yang aman, nyaman, dan tidak mengganggu aktivitas pemerintahan.

Penyelenggaraan nobar juga akan melibatkan perangkat daerah yang membidangi UMKM, koperasi, perdagangan, serta penataan pedagang kaki lima (PKL), sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara luas.

“Kami merancang titik-titik nobar di ruang publik tanpa mengganggu aktivitas kantor. Seluruh unsur akan dilibatkan, termasuk dinas yang membidangi UMKM dan PKL agar kegiatan ini benar-benar memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Appi secara khusus meminta pemerintah kecamatan mengundang para pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di sekitar lokasi nobar.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Makassar terhadap para pelaku usaha kecil, khususnya PKL yang sebelumnya telah direlokasi dalam rangka penataan kawasan kota.

“Kita ingin para pedagang ikut merasakan manfaat dari ramainya masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan. Ini adalah bentuk pemberdayaan sekaligus dukungan kepada PKL agar usahanya semakin berkembang,” imbu Wali Kota.

Selain menjadi ruang pemberdayaan ekonomi, kegiatan nobar juga diharapkan mempererat kebersamaan warga Makassar melalui aktivitas positif di ruang-ruang publik.

Sementara itu, untuk pertandingan final Piala Dunia 2026, Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan penyelenggaraan nobar skala besar, lokasi alternatif di Lapangan Karebosi.

Lokasi tersebut akan disterilkan dan dipersiapkan untuk menampung ribuan masyarakat yang ingin menyaksikan laga puncak secara bersama-sama.

Persiapan teknis pelaksanaan akan dikoordinasikan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar bersama perangkat daerah terkait.

“Melalui kegiatan nobar final ini, kita berharap tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan omzet UMKM dan PKL. Serta menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di setiap kecamatan,” tutup Appi.

Diketahui Daftar Tim Lolos ke 8 Besar Piala Dunia 2026
Maroko (Afrika)
Prancis (Eropa)
Norwegia (Eropa)
Inggris (Eropa)
Spanyol (Eropa)
Belgia (Eropa)
Argentina (Conmebol)
Swiss (Eropa).(Sir)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Sulsel

Muhammad Roem Kenalkan Lontara+ di Ajang DTI-CX 2025

Sulsel

Persiapan Jelang Porpamnas VIII, PDAM Makassar Gelar Porpamda se-Sulawesi Selatan

Sulsel

20 TPS di Gowa Jadi Atensi, Surat Suara Rusak Akan Dimusnahkan

Sulsel

Investasi Masuk, Munafri: Parkir dan Sampah jadi Mandatori Investor

Sulsel

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Barru Menjadi 22 Orang

Sulsel

Barru Fair dan Expo UMKM, Omzet Penjualan Pedagang Meningkat Tajam

Advertorial

Dandim 1406 Wajo Resmi Berganti, Pemerintah Kabupaten Wajo Gelar Lepas Sambut

Sulsel

Selesaikan Sengketa Lahan, Pemkab Wajo Teken Nota Kesepahaman Dengan BPN Sulsel, Unhas dan PTPN IV