Home / Sulsel

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:23 WIB

Aktivitas Tambang di Wajo Disorot Mahasiswa, Truk Tanpa Penutup Bak Bahayakan Pengendara

LINTASCELEBES.COM WAJO – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Wajo melayangkan kritik keras terhadap kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Kabupaten Wajo. Mereka menilai para pemangku kebijakan terkesan lamban dan tidak serius dalam menindaklanjuti sejumlah aspirasi krusial yang telah disampaikan sejak September 2025 lalu.

Ketua PMII Cabang Wajo, Irfan, menegaskan bahwa hingga memasuki bulan Mei 2026, belum ada langkah nyata yang terlihat di lapangan terkait tuntutan mahasiswa mengenai tata kelola kota dan perlindungan lingkungan.

Salah satu poin utama yang disoroti adalah kondisi pusat kota Sengkang yang dianggap semakin tidak beraturan. PMII menyoroti maraknya penggunaan trotoar dan badan jalan yang beralih fungsi menjadi lahan parkir liar serta tempat usaha, yang memicu kemacetan parah di beberapa titik.

“Kota Sengkang semakin semrawut. Kami mendesak Satpol PP dan instansi terkait untuk melakukan penertiban secara tegas tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun. Fungsi jalan dan trotoar harus dikembalikan kepada peruntukannya,” ujar Irfan dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Selain masalah perkotaan, PMII juga menyoroti dampak aktivitas tambang yang membahayakan publik. Irfan menyebut masih banyak truk pengangkut material yang beroperasi tanpa menutup bak muatan, yang sangat berisiko bagi keselamatan pengendara lain di jalan raya.

PMII juga mempertanyakan komitmen Pemda dan DPRD dalam memberantas dugaan praktik tambang ilegal yang hingga kini dianggap masih minim penindakan. Meski kepolisian telah melakukan beberapa langkah hukum, PMII menilai pengawasan dari sisi regulasi daerah masih sangat lemah.

Menutup pernyataannya, Irfan memberikan sinyal bahwa PMII Cabang Wajo tidak akan tinggal diam jika tuntutan mereka terus diabaikan. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk memobilisasi massa guna menyuarakan aspirasi langsung di lapangan.

“Kami masih menunggu itikad baik dan langkah konkret. Jika aspirasi ini terus dibiarkan menguap tanpa tindak lanjut, maka jalanan akan kembali menjadi mimbar bagi kami untuk menuntut keadilan bagi masyarakat Wajo,” tegasnya.(rilis Humas PMII Wajo)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Jadi Pembina Upacara Persemayaman Camat Majauleng, Bupati Wajo Sebut Almarhum Sosok Bersahaja

Sulsel

Pilkada 2024, Bawaslu Wajo Petakan Potensi TPS Rawan

Sulsel

Pemkot Makassar Akan Bangun 3 Proyek Fisik di Dinas Kesehatan

Sulsel

Camat Tamalate Dampingi Wawali Fatma Tinjau Persiapan Lokasi Kelurahan Terpadu Tingkat Nasional

Sulsel

Bupati Husniah Harap BKMT Dukung Program Keagamaan Pemkab Gowa

Sulsel

Hadiri Muskomwil Luar Biasa APEKSI Komwil VI, Appi Sampaikan Aspirasi Warga Pulau ke Pemerintah Pusat

Sulsel

Pj Sekda Firman Pagarra Launching Logo Makassar Fashion Week

Sulsel

Pj Sekda Gowa Uji Kelayakan dan Kepatutan Enam Peserta Calon Direktur PDAM Gowa