Home / Sulsel

Kamis, 21 Agustus 2025 - 20:45 WIB

Kabupaten Gowa Raih Sertifikat Bebas Frambusia dari Kemenkes

LINTASCELEBES.COM GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa menerima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penyerahan sertifikat dilakukan pada Penyerahan Sertifikat Eliminasi Kusta, Eliminasi Filariasis, dan Bebas Frambusia Tahun 2025 secara daring, Rabu (20/8/2025) kemarin.

Atas capaian itu, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengaku penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan program kesehatan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Gowa bersama seluruh jajaran.

“Kabupaten Gowa terus berkomitmen mewujudkan daerah yang sehat, aman dan nyaman. Sehingga melalui capaian ini menajdi salah satu bukti bahwa kami sangat peduli dengan kesehatan masyarakat khususnya penyakit menular,” ungkapnya, Kamis (21/8).

Ia berharap dengan adanya capaian ini, masyarakat Kabupaten Gowa bisa terbebas dengan penyakit menular lainnya, dimana dibutuhkan kerjasama dari seluruh pihak khususnya masyarakat dalam menerapkan hidup bersih.

Kabupaten Gowa menjadi salah satu dari sebelas daerah di Sulsel dan 89 daerah di Indonesia yang dinyatakan bebas Frambusia setelah dinilai berhasil melakukan surveilans dan penanganan kasus secara efektif, sehingga tidak ditemukan kasus baru dalam kurun waktu tertentu.

Sementara Kepala Bidang Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Gowa, dr Gaffar mengaku keberhasilan yang diraih Kabupaten Gowa ini hasil survei yang dilakukan setahun belakangan oleh tim mulai dari kementrian hingga provinsi. Dimana berdasarkan hasil tersebut Kabupaten Gowa meraih sertifikat bebas Frambusia dari 11 daerah di Sulsel.

“Capaian ini menggambarkan derajat kesehatan yang ada di Kabupaten Gowa sudah sangat baik, semoga hasil ini bisa dipertahakan dan menjadi motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan inovasi dalam penanganan penyakit lainnya, termasuk Kusta dan Filariasis,” sebutnya.

Lebih lanjut dr Gaffar menjaelaskan Frambusia merupakan salah satu jenis infeksi kulit yang menyebabkan ruam dan luka hingga bernanah yang sangat erat kaitannya dengan perilaku hidup bersih dan sehat mulai dari diperlakukannya sarana akses air bersih atau sanitasi. Dan dari hasil survei yang dilakukan sudha tak ditemukan lagi penyakit tersebut di Kabupaten Gowa.

“Jadi sertifikat ini menunjukkan Gowa sudah bebas dari itu atau tereliminasi. Bahkan hampir pasti tidak ada kasus serupa,” pungkasnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Satgas TMMD ke-124 Kodim 1406/Wajo Terus Genjot Pembangunan MCK di Desa Temmabarang

Sulsel

Kominfo Makassar Tingkatkan Kapasitas OPD Lewat Bimtek Arsitektur SPBE

Advertorial

Ketua DPRD Makassar Gelar Sosperda Bantuan Hukum Gratis Pemerintah untuk Masyarakat

Sulsel

Wali Kota Munafri Dorong Sinergi PPNI dan Pemkot Perkuat Mitigasi Bencana Kesehatan

Sulsel

Tidak Konsisten, Plt Dirut Muhajir Anulir SK Plt Kepala Pasar

Sulsel

Selain Lumbung Beras, Pj Gubernur Sulsel Ingin Sidrap Jadi Penghasil Durian Musang King

Sulsel

Momentum Sumpah Pemuda, Ratusan Pemuda dari Asosiasi Pemerhati Lingkungan Bhakti Sosial Bersihkan Sampah

Sulsel

Munafri Lantik Ribuan RT/RW Secara Serentak, Siap Keroyok Program MULIA