Home / Sulsel

Jumat, 8 Agustus 2025 - 18:49 WIB

Munafri Kenalkan Tiga Program Prioritas Makassar saat dikunjungi Sejumlah Kepala Daerah

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terima  sejumlah pimpinan daerah yang berkunjung dan belajar ke Balaikota Makassar, Jumat (8/8/2025)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terima sejumlah pimpinan daerah yang berkunjung dan belajar ke Balaikota Makassar, Jumat (8/8/2025)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan potensi pariwisata dan berbagai program unggulan yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Makassar kepada sejumlah pimpinan daerah yang berkunjung dan belajar ke Balaikota Makassar, Jumat (8/8/2025).

Hadir dalam rombongan antara lain Wali Kota Dumai, Wakil Wali Kota Samarinda, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Wakil Wali Kota Kendari, Wakil Bupati Pulang Pisau, Wakil Bupati Magetan, dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir. Turut hadir menyambut mereka, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, serta sejuta kepala SKPD Kota Makassar.

Mengawali sambutannya, Munafri memperkenalkan sekilas tentang Kota Makassar sebagai salah satu kota terbesar di kawasan timur Indonesia, dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa.

“Kami memiliki 15 kecamatan dan 153 kelurahan. Hampir seluruh kegiatan ekonomi di sini ditopang oleh sektor perdagangan dan jasa. Kami juga memiliki beberapa pelabuhan besar,” ujarnya.

Ia lalu menguraikan wisata unggulan Kota Makassar yang menjadi daya tarik, mulai dari gugusan Kepulauan Spermonde yang menjadi tujuan wisata bahari, hingga destinasi populer di dalam kota seperti Benteng Rotterdam, Masjid 99 Kubah, makam Pangeran Diponegoro, dan Pantai Losari.

“Kami berharap Bapak-Ibu sekalian mendapat kesan yang baik selama berada di Makassar,” tambahnya

Lebih lanjut, Munafri memaparkan tiga dari tujuh program prioritas yang menjadi fokus Pemerintah Kota Makassar, salah satunya adalah Makassar Creative Hub, pusat pengembangan keterampilan generasi muda yang berlokasi di kawasan Pantai Losari.

Ia menjelaskan fasilitas tersebut dibangun untuk meningkatkan keahlian lulusan sekolah dan perguruan tinggi agar memiliki keterampilan spesifik yang dibutuhkan dunia kerja.

“Di dalamnya ada berbagai kelas, termasuk teater dan pelatihan lainnya, yang bisa menjadi wadah anak muda untuk meng-upgrade skill,” jelasnya.

Berikutnya, Munafri menjelaskan superapps Lontara+, inovasi teknologi Pemkot Makassar yang baru saja launching. Aplikasi yang mampu mengintegrasikan lebih dari 300 aplikasi layanan Pemkot Makassar ke dalam satu platform. Layanan yang tersedia mencakup kanal pengaduan, pembayaran, dan berbagai fitur lain.

“Walaupun masih dalam tahap 1.0, kami sudah menyiapkan peta jalan pengembangan hingga lima tahun ke depan,” ujanya.

Terakhir, Munafri mengungkapkan rencana pembangunan stadion Untia untuk klub sepak bola PSM Makassar yang ditargetkan rampung pada 2028 dengan kapasitas 15.000 penonton.

“Ini adalah bentuk komitmen kami pada olahraga dan kebanggaan warga Makassar,” tambahnya.

Knjungan kerja tersebut ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Kabupaten Magetan terkait pengembangan potensi daerah di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Serta pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan antar daerah.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

Tanam dan Panen Perdana di Majauleng, Pj. Bupati Wajo Imbau Petani Fokus Menanam Cabe

Halo Polisi

Kapolda Sulsel Membuka Rakor Lintas Sektoral Tahun 2025 dalam Rangka Kesiapan Ops Ketupat Tahun 2025

Sulsel

Pastikan Kesiapan Personil dalam Menjalankan Tugas, Satgas TMMD ke-124 Kodim Wajo Gelar Apel Pagi

Sulsel

Momentum HUT TNI, Danny Pomanto: Masyarakat Makassar Turut Bergembira karena TNI Dekat dengan Rakyat

Sulsel

Pemkab Wajo Ajukan Ranperda Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Investasi ke DPRD

Sulsel

Kontes Ayam Ketawa Perebutkan Piala Gubernur

Sulsel

Hadapi Pemilu dan Pilkada 2024, Pemkot Makassar Siap Deklarasikan Netralitas ASN

Sulsel

Komitmen Intervensi dan Kolaboratif Untuk Pencegahan Perkawinan Anak, Pemkab Wajo Terima Penghargaan dari Gubernur Sulsel