Home / Sulsel

Kamis, 7 Agustus 2025 - 20:43 WIB

Muhammad Roem Kenalkan Lontara+ di Ajang DTI-CX 2025

Kadiskominfo Kota Makassar, Muhammad Roem sebagai  pembicara dalam Digital
Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2025 yang digelar APEKSI di Jakarta Convention Center (JCC) Jl Gatot Subroto, Jakarta, (6-7/8/2025)

Kadiskominfo Kota Makassar, Muhammad Roem sebagai pembicara dalam Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2025 yang digelar APEKSI di Jakarta Convention Center (JCC) Jl Gatot Subroto, Jakarta, (6-7/8/2025)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR —  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar Muhammad Roem mewakili Pemerintah Kota Makassar sebagai pembicara dalam Digital

Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2025.

Event ini digelar Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Jakarta Convention Center (JCC) Jl Gatot Subroto, Jakarta, (6-7/8/2025).

Roem bersanding dengan beberapa narasumber lainnya seperti Direktur Pengembangan Ekosistem Digital OIKN, Tonny Agus Setiono, Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, Kepala Bappeda Kota Medan Benny Iskandar, dan Sekretaris Dinas Kominfo Surabaya Imam Mahmud.

Forum ini merupakan ajang kolaborasi antara pemerintah, sektor industri, dan penyedia solusi teknologi untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Beberapa agenda mewarnai event ini, mulai dari pameran, seminar, lokakarya, forum bisnis, hingga bussiness matching.

Khusus lokakarya, APEKSI menyelenggarakan lokakarya dengan tema Penguatan Peran Kota di Era Digital. Muhammad Roem menjadi narasumber dengan materi Integrasi Layanan Publik Berbasis Digital.

Kata Roem, transformasi digital di tingkat pemerintah kota bukan sekedar teknologi, tapi tentang menghadirkan
layanan publik yang cepat, transparan dan merata untuk semua warga.

“Jika digitaliasi dilakukan tanpa koordinasi kuat antar lembaga, tanpa dukungan pendanaan jelas dan tanpa peran aktif pemerintah kota, akan menimbulkan ketimpangan dan tumpang tindih sistem di berbagai wilayah,” ucapnya.

Karenanya, perlu pendekatan ekosistem yang tak hanya berbicara soal aplikasi atau infrastruktur digital, tetapi juga membangun tata kelola kelembagaan yang responsif terhadap perubahan.

Termasuk reformasi anggaran agar inovasi digital bisa tumbuh, design layanan publik yang berbasis data dan kebutuhan warga, serta memperkuat kapasitas dan kemandirian kota sebagai motor utamadalam transformasi digital nasional.

Roem menyampaikan, Pemkot Makassar telah melahirkan ekosistem digital bernama Lontara+.

Lontara+ menjadi pusat data untuk satu kota, seluruh layanan publik ada dalam satu aplikasi yang terintegrasi.

Mulai dari administrasi kependudukan berupa KTP, KK dan Akta, Layanan Kesehatan, pendidikan, pengaduan publik, bantuan sosial, pajak dan retribusi, perizinan usaha dan legalitas produk untuk para pengusaha.

Lalu ada transportasi lalu lintas, kebencanaan dan darurat informasi, lowongan kerja dan pelatihan sertifikasi serta tiketing untuk stadion.

itu semua ada dalam Super Apps yang akan diakses secara efisien guna mewujudkan Makassar yang lebih unggul, inklusif, aman dan berkelanjutan.

“Lontara+ baru saja kami launching di Makassar, hadirnya inovasi ini memperkuat peran pemerintah kota dalam transformasi digital,” katanya.

Diketahui, DTI-CX 2025 menampilkan lebih dari 150 perusahaan teknologi, menyuguhkan solusi inovatif dalam bidang cybersecurity, enterprise systems, cloud, AI, data analytics, hingga digital infrastructure.

Lebih dari 12.000 profesional telah mendaftar untuk hadir.

Pembukaan Digital Transformation Indonesia Conference and Expo 2025 dihadiri oleh sejumlah jajaran penting lainnya yang turut memberikan dukungan atas terselenggaranya acara ini.

Acara dibuka oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, yang hadir bersama jajaran pimpinan ekosistem digital nasional, Ketua Umum APJII Muhammad Arif, Ketua Umum IDPRO Hendra Suryakusuma, Ketua Umum MASTEL Sarwoto Atmosutarno, dan Presiden Direktur Adhouse Clarion Events Toerangga Putra selaku penyelenggara.

Tak konferensi, lebih dari 300 pembicara terkemuka dari sektor industri dan ahli teknologi juga hadir meramaikan agenda Digital Transformation Indonesia Conference and Expo 2025.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Danny Canangkan Program Satu Juta Polybag Gerakan Terus Menanam Serentak 1.096 Lorong Wisata

Sulsel

Perjuangkan Aspirasi Warga, Komisi III DPRD Wajo Minta Prioritaskan Pengerukan Kanal A Gani dan Perbaikan Jalan Poros Malakke-Tokadde

Sulsel

Pj Sekda Kota Makassar Ikut Program Sabtu Bersih di Lokasi Kebakaran

Sulsel

Kompak Salat Id di Ummul Quraa, Bupati Andi Rosman Dorong Semangat Berbagi Lewat Kurban

Sulsel

Pokja PAUD Barru Gelar Lomba Hafal Al-Qu’ran

Sulsel

Hari Sumpah Pemuda, Kadinkes Makassar Sebut Pemuda Adalah Ujung Tombak Bangsa

Sulsel

Malam Spesial Safari Ramadan, Munafri Refleksi Setahun Kepemimpinan di Al Markaz

Sulsel

Peluncuran dan Penandatanganan Kontrak PPK Ormawa 2026, UKM KPI Unhas Melepas Tim untuk yang Ketiga Kalinya