Home / Sulsel

Minggu, 23 Maret 2025 - 19:23 WIB

Wali Kota Makassar Tinjau Situs Proyek RISE di Kampung Bonelengga dan Kelurahan Untia

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin  mengunjungi situs proyek RISE di Kecamatan Biringkanaya, di Kampung Bonelengga, Kelurahan Bulurokeng, dan di Kelurahan Untia, Minggu (23/3/2025)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengunjungi situs proyek RISE di Kecamatan Biringkanaya, di Kampung Bonelengga, Kelurahan Bulurokeng, dan di Kelurahan Untia, Minggu (23/3/2025)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin untuk pertama kalinya mengunjungi situs proyek Revitalising Informal Settlements and their Environments (RISE) di Kecamatan Biringkanaya, tepatnya di Kampung Bonelengga, Kelurahan Bulurokeng, dan di Kelurahan Untia, pada Minggu (23/3/2025).

Kunjungan ini menjadi momentum bagi Munafri dalam melihat langsung dampak nyata dari proyek infrastruktur hijau yang telah diterapkan di permukiman informal.

Program RISE yang didukung oleh Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT), Monash University dan Universitas Hasanuddin ini berfokus pada pembangunan infrastruktur berbasis alam untuk meningkatkan sanitasi, pengelolaan limbah, serta ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim.

Didampingi Chief Investigator RISE, Ihsan Latief, Munafri melihat langsung sejumlah sejumlah proyek yang telah dibangun di antaranya sistem pengolahan limbah lahan basah berbasis alam, perbaikan drainase, pembuatan jalur limpahan air untuk menangani banjir, serta sistem saluran pembuangan bertekanan untuk mengalirkan limbah dari dataran rendah.

Setelah meninjau langsung kondisi infrastruktur yang telah dibangun, Munafri menyampaikan apresiasinya terhadap konsep proyek yang tidak hanya memberikan solusi sanitasi, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Terus terang saya amazed lihat ini, project yang dilakukan ini benar-benar project yang memberikan edukasi yang sangat baik tentang lingkungan kepada masyarakat,” ujar Munafri.

Dia juga menekankan bahwa Kota Makassar beruntung menjadi salah satu lokasi percontohan proyek RISE, yang hanya diterapkan di dua wilayah, yakni di Fiji dan Indonesia.

Menurutnya, program ini mengajarkan bagaimana proses sanitasi masyarakat harus terintegrasi dengan sistem infrastruktur yang lebih luas, tidak hanya sekadar membangun septic tank atau pressure tank secara terpisah.

“Sangat beruntung Kota Makassar bisa menjadi salah satu project percontohan, satu di Suva-Fiji, dan satu di Makassar-Indonesia,” kata Munafri.

Dia menambahkan bahwa proyek ini tidak hanya mencakup pembangunan sistem sanitasi, tetapi juga melibatkan perbaikan jalan dan saluran drainase, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih layak huni bagi masyarakat.

Oleh karena itu, Munafri menilai perlunya dukungan tambahan dari pemerintah untuk melengkapi infrastruktur yang belum tercover dalam proyek RISE.

“Pemerintah harus memberikan support, memberikan infrastruktur tambahan yang tidak tercover. Contoh, lampu jalannya, CCTV-nya,” tuturnya.

Selain manfaat lingkungan, Munafri juga melihat peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan program ini dalam meningkatkan ekonomi lokal.

Dia mengungkapkan kemungkinan pengembangan program pemberdayaan seperti urban farming dan pemanfaatan lahan sempit, yang dapat membantu warga mendapatkan penghasilan tambahan sambil menjaga kebersihan lingkungan mereka.

“Jadi mungkin pembangunan seperti urban farming, pemanfaatan lahan sempit, ini akan kita support. Sehingga selain mereka punya sistem sanitasi yang baik, mereka juga bisa menambah income,” ucapnya.

Lebih lanjut, Munafri mengapresiasi kesadaran masyarakat yang semakin meningkat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan setelah adanya proyek RISE.

Menurutnya, kesadaran ini menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan program, sekaligus memastikan bahwa lingkungan yang sudah tertata rapi tidak kembali tercemar.

“Kalau dilihat sudah bersih, enggan kita kasih kotor-kotor. Ini yang harus kita coba supaya masyarakat bisa tahu bahwa ada sistem yang seperti ini,” kata Munafri.

Dia pun menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar siap merespons dan mendukung pengembangan lebih lanjut dari proyek RISE, agar lebih banyak wilayah di Makassar dapat merasakan manfaat dari program ini.

“Saya sih kalau bisa diberikan untuk seluruh kelurahan, wah, silakan, itu lebih baik lagi. Pokoknya kalau ini masuk di Makassar, Pemerintah Kota wajib untuk merespons ini,” pungkasnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

 Cegah Banjir, Koramil 1406-07/Takkalalla Karya Bhakti Bersama masyarakat Kelurahan Peneki

Sulsel

Hasnah Syam Buka Pelatihan Kader Posyandu dan KPM Penurunan Stunting

Sulsel

Pinrang Jadi Daerah Ke-13 Teken NPHD, Pj Gubernur Bahtiar Apresiasi Sinergi di Daerah

Sulsel

546 Kepala Daerah Akan Kunjungi Lorong Wisata pada Puncak Hari Otonomi Daerah 29 April

Sulsel

Danny Pomanto Terima Penghargaan Baznas RI sebagai Wali Kota Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik

Sulsel

dr Nursaidah Dampingi Wali Kota Makassar Danny Pomanto di Monev dan Outbound

Sulsel

Dinkes Makassar Sebut Teknologi CRISPR Solusi Penyembuhan Penyakit Genetik

Sulsel

Sahkan APBD 2026, Munafri-Aliyah Fokus Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, di Kepulauan