Home / Sulsel

Kamis, 27 Februari 2025 - 17:22 WIB

Peringati HPSN, FPW Gandeng DLHD Wajo dan Pemerintah Kecamatan Pitumpanua Edukasi Masyarakat

Forum Pemuda Wajo menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Wajo dan Pemerintah Kecamatan Pitumpanua mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah

Forum Pemuda Wajo menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Wajo dan Pemerintah Kecamatan Pitumpanua mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah

LiNTASCELEBES.COM WAJO — Forum Pemuda Wajo menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Wajo dan Pemerintah Kecamatan Pitumpanua mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah.

Melalui kegiatan dialog bertajuk ‘Strategi dan Inovasi Pengelolaan Sampah Kawasan Pemukiman’ yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Kamis, 27 Februari 2025.

Acara tersebut dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2025 “Kolaborasi Untuk Indonesia Bersih”, yang diperingati setiap tanggal 21 Februari setiap tahunnya.

Masalah sampah memang menjadi masalah mendasar bagi keberlangsungan lingkungan hidup. Sehingga, FPW menginisiasi terlaksanannya kegiatan yang penuh manfaat itu.

Salah satu pemateri dalam dialog tersebut, Rudi Amin yang juga merupakan Koordinator Dewan Pembina FPW mendorong lahirnya Bank Sampah di Kecamatan Pitumpanua.

“Penting juga inovasi melalui pembentukan bank sampah sebagai alternatif solusi mengurangi sampah, utamanya sampah yang masih punya nilai ekonomi,” katanya.

Di hadapan 50 orang peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, seperti pelajar SMK/SMA/MA, juga pelajar SMP/MTs, pedagang pasar, tokoh masyarakat, pihak kepolisian dan TNI, petugas damkar juga tenaga kesehatan, serta pemerintah desa/kelurahan, Rudi Amin menegaskan pentingnya inovasi dan strategi dalam mengurangi sampah di lingkungan sekitar.

“Selama ini pola yang dilakukan kumpul – angkut – buang, kita perlu memikirkan bagaimana edukasi ke msyarakat untuk pilah sampah dari rumah kemudian dilakukan pengolahan dan yang dibawa ke TPA cukup residu sehingga kita mampu mengurangi sampah yang diangkut ke TPA,” katanya.

Sementara itu, Kabid Persampahan dan Limbah B3 DLHD Kabupaten Wajo, Nurpanca hadir sebagai pemateri pada dialog tersebut mendorong kesadaran masyarakat, khususnya pengusaha pengusaha di Pitumpanua akan bahaya dari limbah B3 (bahan beracun berbahaya).

“Kami (DLHD) berharap FPW terus melakukan sosialisasi terhadap pengusaha-pengusaha di Pitumpanua dalam hal penanganan sampah B3,” katanya.

Senada, Camat Pitumpanua, Muhlis yang juga menjadi pemateri pada dialog tersebut mendukung langkah FPW yang fokus pada isu-isu lingkungan hidup.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus karena memberikan edukasi kepada kita semua agar peduli terhadap penanganan sampah di wilayah Kecamatan Pitumpanua,” katanya.

Penanggung Jawab kegiatan dari FPW, Muh Asdar Asmar mengeaskan bahwa bukan sekadar dialog, lembaganya juga akan melaksanakan aksi nyata dengan melakukan Jalan Santai sekaligus aksi pungut sampah dan pemilahan sampah pada Jumat, 28 Februari 2025 besok.

“Acara ini (besok) terbuka untuk masyarakat umum, dan dimulai dari jam 8 pagi, siapa saja boleh terlibat langsung di Pelabuhan Bangsalae,” katanya.(r)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Danny Buka Musyawarah Luar Biasa Kwarcab Makassar

Sulsel

Pemkot Makassar Siapkan 65 Meter dan 77 Lembar Bendera Merah Putih Sambut Kemerdekaan RI

Sulsel

Camat Ujung Tanah Gelar Rakor Bersama Bahas Pengembangan Lorong Wisata

Sulsel

Cegah Aksi Anarkis, Pemkot Makassar Andalkan 8.000 CCTV, Call Center 112 dan Kolaborasi Empat Pilar

Advertorial

Lantik Dua Pejabat Eselon II, Bupati Wajo Titip Atensi Khusus Ke Asisten Administrasi Pemerintahan

Sulsel

Wujudkan Kondusivitas Wilayah, Koramil 1406-09/Sajoanging Gelar Patroli Gabungan

Sulsel

Gedung Layanan Perpustakaan Kabupaten Diresmikan, Bupati Adnan: Dibuka untuk Masyarakat

Sulsel

Danny Pomanto Janji Pemkot Makassar Tanggung Biaya Pengobatan Korban Kebakaran TSM