Home / Sulsel

Selasa, 10 Desember 2024 - 11:03 WIB

Tekan Inflasi dan Dukung Petani, TPID Makassar Gelar FGD Kolaboratif

Pj Sekda Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, membuka kegiatan FGD bertema “Kolaborasi dalam Distribusi Pangan untuk Mengendalikan Inflasi dan Mendukung Petani Lokal” yang diadakan Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Makassar di Hotel Royal Bay, Selasa (10/12/2024)

Pj Sekda Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, membuka kegiatan FGD bertema “Kolaborasi dalam Distribusi Pangan untuk Mengendalikan Inflasi dan Mendukung Petani Lokal” yang diadakan Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Makassar di Hotel Royal Bay, Selasa (10/12/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR —  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kolaborasi dalam Distribusi Pangan untuk Mengendalikan Inflasi dan Mendukung Petani Lokal” yang diadakan Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Makassar di Hotel Royal Bay, Selasa (10/12/2024).

Dalam sambutannya, Irwan menjelaskan inflasi seringkali dipicu oleh masalah dalam sistem distribusi, terutama pada sektor pangan. Menurutnya, hambatan distribusi dapat menyebabkan kelangkaan barang di pasaran, yang akhirnya mendorong kenaikan harga.

“Oleh karena itu, pentingnya bersama-sama mencari solusi yang mampu mengatasi permasalahan ini, khususnya di Kota Makassar, yang sering menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas harga pangan,” jelasnya.

Untuk itu, Irwan menyebut FGD ini sebagai langkah awal dalam memperkuat kolaboratif dan mencari solusi bersama untuk masalah distribusi pangan.

“Dengan hasil kolaboratif kita dapat menciptakan sistem distribusi yang lebih efisien, sehingga inflasi dapat ditekan dan masyarakat tidak lagi terbebani oleh lonjakan harga,” tambahnya.

Selain itu, Irwan menekankan pentingnya sikap proaktif dalam mendukung petani lokal agar mereka dapat terus berkembang dan menghasilkan produk berkualitas.

“Pemberdayaan petani lokal juga harus menjadi perhatian kita bersama, karena dapat berkontribusi pada kestabilan harga pangan. Dengan menyediakan akses yang lebih baik ke pasar dan teknologi, petani dapat lebih efisien dalam mengelola hasil pertaniannya,” jelasnya.

Irwan berharap hasil FGD ini dapat diimplementasikan segera untuk menciptakan perubahan nyata dalam distribusi pangan dan pemberdayaan petani lokal.

“Ini adalah awal dari langkah besar. Dengan kolaborasi, kita bisa menjadikan Makassar lebih tangguh dalam menghadapi tantangan inflasi dan ketahanan pangan dengan mendukung distribusi para petani lokal,” tutupnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Munafri Siap Bangun Perseroda Penopang Ketahanan Pangan

Sulsel

Guru Jadi Prioritas, Pemkot Makassar Perkuat Ekosistem Pendidikan Lewat Lab School

Sulsel

Berkat Arahan Gubernur Andi Sudirman, Pertumbuhan Rata-rata PAD Sulsel Tiga Tahun Terakhir Capai 11,85 Persen

Sulsel

Kunjungi Longwis Ipoh, Wawali Makassar Bawa Bantuan ke Warga Barang Lompo

Sulsel

Cegah Abrasi, FPW Gandeng TNI-Polri Tanam 2.025 Bibit Mangrove di Lingkungan Ading

Sulsel

Hadiri Famwalk HUT ke-98, Danny Titipkan 3 Pesan Penting ke Jajaran Direksi Perumda Air Minum Kota Makassar

Advertorial

Potensi Pasar Internasional Menjanjikan, Pj Gubernur Sulsel Dorong Masyarakat Budidaya Nenas

Sulsel

Penilaian IGA 2024, Kadinkes Makassar Dampingi Pjs Wali Kota Perkenalkan Inovasi Dottoro’ta