Home / Advertorial / Sulsel

Selasa, 30 April 2024 - 22:37 WIB

DPRD Kota Makassar Sahkan Ranperda Kota Layak Anak jadi Perda

Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar Jalan AP Pettarani Makassar

Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar Jalan AP Pettarani Makassar

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat aerah (DPRD) Kota Makassar mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak (KLA) menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Itu setelah diseteju setelah pembacaan rapat paripurna DPRD Makassar dengan agenda Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi yang digelar hari ini, Selasa (30/4/2024).

Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Sangkala Saddiko Ranperda penyelenggaraan KLA ini dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Ini memerlukan pendekatan yang holistik dan terpadu. Kolaborasi lintas sektor dan lintas pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mewujudkan kota yang ramah anak dan inklusif bagi semua kalangan secara berkelanjutan,” katanya.

Kata dia, tidak ada satu sektor pun yang dapat menjalankan program ini secara sendiri karena keberhasilannya tergantung pada kontribusi dan sinergi dari berbagai pihak terkait.

“Pemerintah, masyarakat, organisasi non-pemerintah, sektor swasta, dan pemangku kepentingan lainnya harus bersama-sama mengambil peran dan bertanggung jawab dalam mewujudkan lingkungan kota yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak sesuai amanat Perda KLA,”lanjutnya.

Sebelumnya, DPRD Makassar sudah memiliki perda tentang ketertiban umum, tetapi dianggap sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan sosial dan perilaku masyarakat saat ini.

Munculnya isu-isu seperti pengemis, anak jalanan, anak punk, manusia silver dan maraknya prostitusi menunjukkan bahwa perda lama sudah tidak efektif.

Diperlukan fasilitasi dan pembinaan dari perangkat daerah terkait sesuai dengan kewenangannya melalui usulan Raperda baru ini.

Perda ketertiban umum dianggap sebagai kebutuhan mendasar bagi masyarakat untuk meningkatkan mutu kehidupannya.

“Perda ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya tertib hukum di masyarakat. Perda memberikan pedoman bagi aparat pemerintah dalam mengambil tindakan untuk menjamin ketertiban dan keamanan di daerah. Pelaksanaan penegakan ketertiban dan keamanan dengan Perda ini tetap memperhatikan nilai-nilai hak asasi manusia,” katanya.(Adv)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Mantapkan Persiapan Pengelolaan IPAL, PDAM Makassar Gencar Lakukan Sosialiasi

Sulsel

Peduli Sesama, PDAM Kota Makassar Kunjungi Korban Kebakaran di Tallo

Sulsel

Gubernur Andi Sudirman Bersama 20 Ribu Warga Wajo Jalan Sehat Anti Mager

Sulsel

Hadiri Munas VII PSMTI, Wali Kota Danny Ajak Kembangkan Pariwisata Makassar

Sulsel

Buka Kegiatan SMEP, Melinda Aksa Dorong Kinerja PKK Kecamatan Lebih Terukur dan Berdampak

Sulsel

Momen Haru Wisuda TPQ Auladul Jannah, Andi Merly Iswita: Fondasi Moral Anak Adalah Al-Qur’an

Sulsel

Komitmen Intervensi dan Kolaboratif Untuk Pencegahan Perkawinan Anak, Pemkab Wajo Terima Penghargaan dari Gubernur Sulsel

Sulsel

Wali Kota Makassar Bacakan Puisi di MIWF 2025, “Pulang ke Dapur Ibu” Sentuh Hati Penonton