Home / Advertorial / Sulsel

Sabtu, 23 Maret 2024 - 17:48 WIB

Sekretariat DPRD Makassar Bingung dengan Sistem SIRUP, RUP Tak Tayang

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengakui kebingungannya terkait dengan sistem Rencana Umum Pengadaan”> Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Mereka menyatakan bahwa Rencana Umum Pengadaan (RUP) kegiatan, terutama yang swakelola, tidak ditampilkan di dalam sistem tersebut.

Kegiatan swakelola di Sekretariat DPRD Makassar masih kosong di dalam sistem, meskipun sudah banyak pekerjaan swakelola yang sedang berjalan, seperti Reses, sosialisasi perda (Sosper), dan pembayaran honor lainnya.

Menurut Pasal 22 Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Perangkat Daerah diharuskan mengumumkan RUP melalui aplikasi Rencana Umum Pengadaan”> Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). Ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi terkait kegiatan pemerintah, terutama di Sekretariat DPRD Makassar.

Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar, Dahyal, S Sos, M Si, yang bertanggung jawab mengumumkan Rencana Umum Pengadaan atau RUP di SIRUP, mengungkapkan kebingungannya terkait masalah ini.

“Saya juga bingung, saya harus berkoordinasi dulu dengan Unit Layanan Pengadaan (ULP). Sejak pekan lalu, Inspektorat sudah menegur kami karena meskipun sudah dimasukkan, namun tidak tampil di sistem. Ini adalah masalah ketika menggunakan dua sistem yang berbeda. Terima kasih banyak atas informasi dan koreksinya,” kata Dahyal, Kamis (14/03/2024).

Pemerhati pemerintahan dan kebijakan publik, Yusril, menilai bahwa DPRD harus terbuka karena di sana merupakan sumbu aspirasi rakyat.

“Detail rincian seperti nama kegiatan, nilai anggaran, tanggal, dan tahun pelaksanaannya harus diungkapkan, agar tidak terkesan dilakukan asal-asalan. Data harus selalu diperbarui. Jangan hanya sebagai formalitas karena perintah aturan. Haruslah dilakukan dengan baik dan tidak boleh hanya sekedar ada,” ujar Yusril.(rls)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dinkes Wajo Fokus Penanganan Pelayanan Kesehatan Warga Terdampak Banjir dan Pengungsi

Sulsel

Munafri – Aliyah Ajak Warga Perkuat Kebersamaan dan Gotong Royong di Momen HUT ke-418 Kota Makassar

Sulsel

Turunkan Nilai Denda Rekening, Beni Iskandar Buktikan Janji ke Anggota DPRD Kota Makassar

Sulsel

Unit Pasar Kampung Baru, Semarakkan Hari Kebudayaan Kota Makassar

Sulsel

Perkuat Sinergi, KAHMI Makassar Siap Berkolaborasi dengan Wali Kota Munafri

Sulsel

Munafri Ajak Kejaksaan Perkuat Pendampingan Hukum dan Optimalisasi PAD Makassar

Sulsel

Program Layanan Kesehatan Gratis BAZNAS Barru di Dusun Lapao

Sulsel

PPKM Level 2 di Wajo, Amran Mahmud Minta Masifkan Penerapan Prokes