Home / Sulsel

Rabu, 6 Maret 2024 - 17:53 WIB

Puasa Ramadhan Mempererat Silaturahmi, Danny Pomanto: Lupakan Perbedaan Politik

Wali Kota Makassar Danny Pomanto menghadiri Pelatihan Mubaligh Pemkot Makassar di Gedung IMMIM, Selasa (05/03/2024)

Wali Kota Makassar Danny Pomanto menghadiri Pelatihan Mubaligh Pemkot Makassar di Gedung IMMIM, Selasa (05/03/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar Ajak Peserta Pelatihan Mubaligh dan Umat Islam Bersatu Menyelesaikan Permasalahan Sosial

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, mengajak para peserta pelatihan mubaligh dan umat Islam secara keseluruhan untuk bersatu dalam menyelesaikan permasalahan sosial.

Apalagi menjelang bulan Ramadhan, Danny Pomanto, sapaan akrabnya, juga mengimbau agar masjid dijadikan sebagai episentrum kekuatan umat.

Danny mengatakan bahwa dalam menghadapi Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, Pemerintah Kota Makassar memiliki tradisi mengadakan pelatihan mubaligh dengan IMMIM. Ia pun mengapresiasi IMMIM atas persiapannya yang sudah sangat profesional.

Danny menuturkan bahwa Ramadhan kali ini sedikit berbeda karena dilaksanakan setelah Pemilu.

“Puasa kali ini memerlukan puasa yang lebih kohesif untuk mempererat silaturahmi setelah adanya perbedaan pilihan politik,” kata Danny saat memberikan sambutan di acara Pelatihan Mubaligh Pemkot Makassar di Gedung IMMIM, Selasa, (05/03/2024).

Dengan mengangkat tema “Solusi Kekinian Dakwah di Era Digital”, Danny berharap para mubaligh mampu membantu mempererat kembali keakraban sosial-masyarakat.

Meskipun terdapat banyak perbedaan pandangan, dia berharap umat Islam bersatu dalam menyelesaikan masalah sosial.

Hal ini termasuk terus mengimplementasikan program Jagai Anak ta dan Perkuatan Keimanan Umat ala Pemerintah Kota Makassar.

“Saya kira Ramadhan ini momentum yang sangat baik dan semoga forum ini menjawab kegalauan di masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, Danny menyarankan agar masjid menjadi episentrum kekuatan umat.

Pasalnya, saat ini, ia melihat bahwa anak muda atau milenial kekurangan ruang dialog, di mana dialog justru banyak terjadi di media sosial.

Oleh karena itu, Danny mengusulkan agar masjid dapat mengakomodasi ruang diskusi dan dialog tersebut.

“Karena kalau di masjid jelas jamaahnya, jelas ustadznya, daripada mereka mencari informasi dari HP,” usulnya.(Natsir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Jelang Porpamnas VIII, Dirut Beni Iskandar Lapor Persiapan Kegiatan ke Polrestabes Makassar

Sulsel

Gelar Bimtek, Dirut PDAM Harap Bisa Hasilkan Tenaga yang Terampil dan Kompeten

Sulsel

Satu Lagi Warga Mengadu Ke Bawaslu Wajo, Namanya Dicatut Parpol Dalam Sipol

Sulsel

Ketua TP PKK Barru Hasnah Syam Kunjungi Anak Penderita Gizi Buruk

Sulsel

Bupati Wajo Serahkan Paket Sembako Bank BRI Cabang Sengkang

Sulsel

Perbedaan Hari Raya, Pernah Terjadi Pada Masa Sahabat Nabi

Sulsel

Sempat Mangkrak Tiga Tahun, Gubernur Andi Sudirman Resmikan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna

Sulsel

Satgas TMMD Ke-124 Kodim Wajo Lanjutkan Pemasangan Tandon Air Bersih di Desa Temmabarang