Home / Sulsel

Jumat, 2 Februari 2024 - 12:47 WIB

Respon Pj Gubernur Bahtiar Usai Airlangga Tambah Kuota KUR untuk Sulsel

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menerima kunjungan silaturahmi Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel,  Kamis (01/02/2024)

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menerima kunjungan silaturahmi Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (01/02/2024)

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Kabar gembira untuk masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel). Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan jika Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyetujui usulan untuk menambah kuota atau plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga dua kali lipat.

“Alhamdulillah Bapak Menko Perekonomian menyetujui permohonan untuk menambah alokasi KUR dua kali lipat dibanding tahun 2023,” kata Bahtiar Baharuddin, usai menerima kunjungan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis malam, 1 Februari 2024.

Bahtiar mengatakan, dengan adanya persetujuan dari Menko Perekonomian untuk penambahan alokasi KUR di Sulsel dari Rp15 triliun menjadi Rp30 triliun bahkan lebih, kesempatan masyarakat untuk mengakses KUR bisa lebih luas. Khususnya bagi para petani, peternak, hingga nelayan.

Selain itu, kata Bahtiar, Menko Perekonomian juga menyampaikan terkait KUR Alsintan. Menko Airlangga meminta untuk terus didorong, dan besarannya sampai Rp2 miliar. DP-nya 10 persen, dengan bunga 6 persen.

“Beliau menyampaikan adanya peluang KUR baru 2024 yakni KUR alsintan bisa sampai Rp2 miliar,” ungkap Bahtiar.

Dalam kunjungan silaturahminya di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Airlangga mengungkapkan, secara nasional plafon KUR yang disiapkan mencapai Rp280 triliun. Pemanfaatan KUR harus terus didorong untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Semoga dengan penambahan plafon KUR ini di Sulawesi Selatan, bisa terus mendorong budidaya hortikultura, pertanian, peternakan, serta perikanan kelautan di daerah ini,” kata Airlangga.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulsel telah bersurat kepada Menteri Perekonomian Airlangga, untuk menambah kuota atau plafon KUR Sulsel dari sebelumnya yang hanya Rp15 triliun. KUR sangat dibutuhkan oleh para petani, peternak, dan nelayan di Sulsel, untuk mengembangkan usaha mereka menjadi ekosistem bisnis yang lebih besar lagi.

Apalagi, kata Bahtiar, saat ini Pemerintah Provinsi Sulsel menggalakkan gerakan budidaya pisang cavendish, jenis pisang yang menjadi komoditi ekspor. Sehingga, para petani membutuhkan permodalan untuk menanam dalam jumlah besar. (*Natsir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Warga Kota Makassar Dapat Bantuan RTLH Program KSAD, Danny Pomanto: Ringankan Beban Pemkot

Sulsel

Gandeng USAID, Pemkab Gowa Maksimalkan Tata Kelola Pemerintahan Lewat Program ERAT

Sulsel

Berkunjung Ke Bumi Lamaddukkelleng, Pemkab dan IKAPTK Wajo Sambut Pj Gubernur Sulsel di Wisma Mustajab

Sulsel

Pulang dari Jakarta, Hasnah Syam Rampungkan 5 Kegiatan Dalam Sehari

Sulsel

Kunjungi Dua Lokasi, Appi Pastikan Urban Farming Jadi Prioritas di Semua Kecamatan

Sulsel

Pemerintah Kabupaten Asahan Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi Sekaligus Pelantikan Pengurus GPMB Kecamatan

Sulsel

Danny Pomanto dan Ribuan Warga Makassar Salat Ied 1444 Hijriah di Lapangan Karebosi

Sulsel

Bantuan Kementerian PUPR, Bupati Wajo Dampingi Muhammad Aras Letakkan Batu Pertama Rusun Ponpes As’adiyah