Home / Sulsel

Kamis, 21 Desember 2023 - 16:25 WIB

Revitalisasi Benteng Somba Opu, Pj Gubernur Sulsel Ajak Wali Kota dan Bupati Jadikan Ruang Interaksi Budaya

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menghadiri acara Appasili Balla Sabbirina Ujung Pandang di Kawasan Benteng Somba Opu, Kamis (21/12/2023)

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menghadiri acara Appasili Balla Sabbirina Ujung Pandang di Kawasan Benteng Somba Opu, Kamis (21/12/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, mendorong agar Kawasan Benteng Somba Opu (BSO) untuk dilakukan revitalisasi. Benteng ini menjadi salah satu tempat wisata sejarah yang populer di Sulsel, serta menjadi saksi bisu perlawanan masyarakat Makassar dan Kerajaan Gowa terhadap penjajah.

Ada tiga daya tarik utamanya, yaitu benteng, rumah adat kabupaten kota di Sulsel bahkan Sulbar, dan museum yang berisi benda-benda peninggalan kerajaan Gowa. Selain itu juga berbagai jenis tanaman yang dikembangkan. Demikian juga menjadi tempat pameran pembangunan serta kegiatan adat dan budaya.

“Ini adalah simbol daerah kita. Daerah atau negara yang baik harus mengenal sejarahnya. Dan Somba Opu ini adalah kawasan perjuangan, (sejarah) pergolakan, sekaligus simbol kita masyarakat Sulsel yang menjadi kebanggaan kita,” kata Bahtiar, saat menghadiri acara Appasili Balla Sabbirina Ujung Pandang, di Kawasan Benteng Somba Opu, Kamis, 21 Desember 2023.

“Tradisi ini saya lihat sejak kecil, kita juga melihat angkat rumah ramai-ramai (marakka bola). Saya juga melihat anyyorong lopi (mendorong perahu) di Bulukumba. Jadi saya berkesimpulan, kita ini punya kekuatan memperlakukan alam, rumah, lopi apapun itu seperti manusia. Memang filosofinya sangat kuat dan dalam sekali,” jelasnya.

Untuk itu ia mengajak bupati dan wali kota untuk kawasan yang berada di tiga daerah ini, Makassar, Gowa dan Takalar menjadi ruang interaksi budaya di Sulsel. Mengembalikan kejayaan 400 tahun yang lalu.

“Kita bisa bersama-sama di sini, kepala daerah juga melihat daerahnya masing-masing (rumah adat), kita bisa bertemu, berdialog juga di sini,” ujarnya.

Pemprov sendiri selain menggelontorkan dana, juga mengajak kabupaten dan kota, serta termasuk CSR, untuk misalnya melengkapi fasilitas kebersihan.

Ia mengutarakan, akan menghijaukan kawasan ini, termasuk menanam tanaman budidaya seperti 5.000 sukun. Sehingga semakin sejuk dan membuat pengunjung nyaman. Untuk kebutuhan air, akan menyiapkan sumur bor.

Menurut Bahtiar, infrastruktur menjadi penting, termasuk akses jalan menuju kawasan ini. Demikian juga fasilitas publik yang terkoneksi serta terintegrasi dengan kawasan wisata lainnya yang ada di wilayah Mamminasata dan Pangkep.

“Revitalisasi Kawasan Somba Opu, diberi tenaga baru, supaya hidup dan berkembang. Kawasan seperti ini akan menjadi menarik, sehingga termasuk orang-orang asing juga akan datang. Harus dikelola secara profesional,” imbuhnya. (*Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Rekayasa Perubahan Arus Lalu Lintas Selama Event F8 Makassar

Sulsel

Jelang Tender, Danny Pomanto Sebut PSEL Terbuka untuk Semua Jenis Teknologi Ramah Lingkungan

Sulsel

Pemkab Wajo dan BNI Berkomitmen Meningkatkan Akses Pembiayaan bagi Pelaku UMKM

Sulsel

Kapus Tamalanrea Lakukan Pemantauan Pertumbuhan Balita di Kelurahan Buntusu

Sulsel

Peringati Maulid Nabi, Kadinkes Harap Pererat Persaudaraan dan Kebersamaan

Sulsel

Aspirasi Pedagang di DPRD Wajo, Minta Penyelesaian Masalah Penyewaan Booth di RTH Callaccu

Sulsel

Pandemi Belum Berakhir, BIN Gencarkan Vaksinasi Covid-19 di Toraja Utara

Sulsel

Gelar Apel Pagi, Arman Nurdin: Sukseskan Program Vaksinasi 100 Persen