Home / Sulsel

Selasa, 21 November 2023 - 18:41 WIB

Kementerian Keuangan RI Apresiasi Capaian Makassar Percepatan Penurunan Stunting

Tim audit diterima secara langsung oleh Sekda Kota Makassar, Muh Ansar, Asisten 1 Andi Muh Yasir dan Asisten 3 Mario Said, Kadisperkim Makassar, Nirman Niswan Mungkasa dan beberapa SKPD terkait di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Makassar lantai 9, Kantor Balai Kota, Selasa (21/11/2023)

Tim audit diterima secara langsung oleh Sekda Kota Makassar, Muh Ansar, Asisten 1 Andi Muh Yasir dan Asisten 3 Mario Said, Kadisperkim Makassar, Nirman Niswan Mungkasa dan beberapa SKPD terkait di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Makassar lantai 9, Kantor Balai Kota, Selasa (21/11/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan lakukan field audit terkait pelaksanaan program percepatan penurunan stunting dan kemiskinan ekstrim di Kota Makassar.

Technical Controller at Inspektorat V Inspektorat Jenderal Kemenkeu, Muhaimin Zikri menyampaikan bahwa hasil yang dipaparkan saat ini setelah melakukan field audit selama sepekan.

Demikian disampaikan di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Makassar lantai 9, Kantor Balai Kota, Selasa (21/11/2023).

Tim audit diterima secara langsung oleh Sekda Kota Makassar, Muh Ansar, Asisten 1 Andi Muh Yasir dan Asisten 3 Mario Said, Kadisperkim Makassar, Nirman Niswan Mungkasa dan beberapa SKPD terkait.

Dalam pemaparannya, Muhaimin Zikri menyampaikan apresiasi atas kinerja yang telah dilakukan oleh Pemkot Makassar dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

“Setelah pemantauan lapangan, pengecekan langsung atas penggunaan anggaran, telah tepat sasaran, dan sesuai dengan kebenaran jumlah, mutu dan penempatan. Makassar top,” tuturnya.

Selain itu, disarankan pula adanya penambahan anggaran dari APBD, dikarenakan masih terbatasnya anggaran dari APBN, guna menyukseskan program prioritas nasional, melakukan penekanan angka stunting hingga ke 14 persen, dan zero kemiskinan ekstrim.

Sekda Kota Makassar, M Ansar, dalam kesempatan yang sama menyampaikan keseriusan Pemkot Makassar dalam upaya penurunan angka stunting.

“Makassar memiliki kebijakan, tanpa menggunakan ABPD dan APBN, seluruh pejabat mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, SKPD, termasuk camat dan lurah, diberikan tugas untuk melakukan pendampingan pada anak stunting. Karena mereka adalah anak kita semua,” ujarnya.

Sementara Kadisperkim Makassar, Nirman Niswan Mungkasa, ST. M.Ap., mengatakan rapat pengawasan terhadap kegiatan terkait stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrim ini bagus sebenarnya, karena untuk melihat kekurangan diri kita, kita butuh pandangan dari orang lain.

“Mereka menilai apa telah kita lakukan sudah cukup baik, walaupun ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki. Sedangkan untuk pengawasan dilakukan terhadap DAK fisik dan non fisik,” tutupnya.(Sir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

HUT 417 Kota Makassar Pjs Wali Kota Makassar Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Serentak

Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Apresiasi Wali Kota Makassar Gelar Festival Takbir dan obor Tepian Air Sambut Idul Fitri

Sulsel

DPRD Wajo Tinjau Pengerjaan Islamic Centre, Soroti Drainase hingga Aksara Bugis

Sulsel

Munafri Dorong BKPRMI untuk Jaga Toleransi di Tengah Masyarakat

Sulsel

Pemkot Makassar dan DPRD Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2025

Sulsel

Bapenda Makassar Hadiri High Meeting Level TP2DD Provinsi Jawa Tengah

Advertorial

Legislator Hamzah Hamid Desak Pemerintah Perkuat Informasi Layanan Pekerjaan

Sulsel

Wali Kota Makassar – Ketua DPRD Kota Makassar Sepakati Rancangan KUA – PPAS APBD 2023