Home / Sulsel

Jumat, 13 Oktober 2023 - 08:23 WIB

Pelabuhan Peti Kemas Makassar New Port Siap Ekspor Hasil Budidaya Pisang

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin melakukan kunjungan Pelabuhan Peti Kemas Makassar New Port, Kamis (12/10/2023)

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin melakukan kunjungan Pelabuhan Peti Kemas Makassar New Port, Kamis (12/10/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Program budidaya pisang yang dicanangkan oleh Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, didukung sepenuhnya PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Persero untuk pangsa pasar ekspor.

Keberadaan pelabuhan peti kemas Makassar New Port seluas 5,4 hektare diharapkan menjadi hub dagang barang dan jasa untuk wilayah timur Indonesia maupun pangsa pasar ekspor dunia.

Usai kunjungi pelabuhan peti kemas Makassar New Port, Kamis, 12 Oktober 2023, Pj Gubernur Bahtiar mengatakan, keberadaan pelabuhan peti kemas diharapkan mendukung hasil bumi berupa holtikultura maupun hasil budidaya perikanan dapat diekspor keluar negeri.

“Kami berharap hasil bumi, perikanan, barang dan jasa dapat diekspor melalui pelabuhan peti kemas yang baru sebab daya tampungnya jauh lebih luas dari sebelumnya, serta sudah berskala dunia,” paparnya.

Ia menceritakan, semasa menjabat Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) dahulu, belum pernah meninjau pelabuhan peti kemas sekelas Makassar New Port yang mempunyai fasilitas modern dan berskala dunia.

“Saya tahu betul potensi pelabuhan di Kepri sangat jauh berbeda dengan pelabuhan peti kemas Makassar New Port ini,” kata dia, mengenang semasa jadi Penjabat Gubernur Kepri.

Olehnya itu, sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pelindo, kata dia, seluruh stakeholder yang memproduksi hasil laut dan hortikultura yang hendak memanfaatkan peluang ekspor, maka pelabuhan peti kemas Makassar New Port siap mendukung para pelaku usaha di daerah ini.

“Sinergi Pemprov Sulsel dengan Pelindo dalam membangun konektivitas pelabuhan-pelabuhan kecil di pesisir Teluk Bone dan pesisir Selat Makassar dapat dikoneksikan dengan pelabuhan peti kemas, sehingga pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang ekspor melalui pelabuhan ini,” ungkapnya.

Ia menekankan, budidaya pisang yang dicanangkan sebagai program prioritas untuk menekan angka kemiskinan dan ketahanan pangan di Sulsel dalam rentan waktu setahun sudah dapat diekspor ke luar negeri.

“Kami optimistis hasil budidaya pisang berupa penanaman pisang cavendish yang telah dimulai di Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, sudah dapat dipetik hasilnya tahun 2024 mendatang dan sudah dapat diekspor ke luar negeri,” jelasnya.

Regional Head IV PT Pelindo (Persero), Endriani Muis, mengatakan, pihaknya siap bersinergi dengan Pemprov Sulsel untuk meningkatkan ekspor hasil bumi hortikultura dan hasil perikanan.

“PT Pelindo (Persero) sepenuhnya mendukung Pemprov Sulsel untuk mengekspor hasil budidaya pisang, hortikultura maupun budidaya perikanan ke manca negara,” katanya. (*Sir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemkab Wajo Buka Pendaftaran PPPK Jabatan Fungsional Teknis, Ini Syaratnya

Sulsel

Hari Lebaran, Bupati Wajo Berbagi Keceriaan dengan Anak Yatim Piatu

Sulsel

Camat Bontoala Gelar Rakor Bersama Bahas Kedisplinan Kinerja ASN dan Laskar Pelangi

Sulsel

Bupati Wajo Puji Semangat Kebersamaan Para Bikers di Anniversary ke 7 WMO di RTH Callaccu

Sulsel

Diskus dengan Pemuda Islam, Bupati Wajo Harapkan Generasi Muda Menjadi Teladan Perubahan

Sulsel

Bapenda Makassar Gelar Rapat Monitoring, Evaluasi Pendapatan dan Belanja

Sulsel

Stadion Untia Mulai Digarap, Munafri Pastikan Progres Sesuai Rencana Program MULIA

Sulsel

Sharing Program Tunggakan, Bupati Kabupaten Majene Berterima Kasih Kepada Direksi PDAM Makassar