Home / Sulsel

Senin, 2 Oktober 2023 - 20:12 WIB

NPHD Ditandatangani, Kabupaten Maros dan Provinsi Sulsel Siap Gelar Pilkada Serentak Tahun 2024

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menghadiri Penandatanganan Bersama Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara KPU Maros dan Pemerintah Kabupaten Maros, serta Bawaslu Maros dan Pemerintah Kabupaten Maros di Ruang Aula Kantor Bupati Maros, Senin, 2 Oktober 2023

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menghadiri Penandatanganan Bersama Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara KPU Maros dan Pemerintah Kabupaten Maros, serta Bawaslu Maros dan Pemerintah Kabupaten Maros di Ruang Aula Kantor Bupati Maros, Senin, 2 Oktober 2023

LINTASCELEBES.COM MAROS — Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, di Kabupaten Maros menghadiri empat kegiatan. Diantaranya, Penandatanganan Bersama Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara KPU Maros dan Pemerintah Kabupaten Maros, serta Bawaslu Maros dan Pemerintah Kabupaten Maros di Ruang Aula Kantor Bupati Maros, Senin, 2 Oktober 2023. Selain iti juga dilaksanakan Deklarasi Pemilu Damai.

Ia menyebutkan, hal luar biasa yang dilakukan oleh Bupati Maros dan jajaran terkait kegiatan tersebut dan mengapresiasinya. Bahwa patut menjadi contoh secara nasional. Karena pemerintah dan DPRD, bersama KPU, dan Bawaslu, menetapkan direncanakan Pilkada tahun depan di Bulan September, sehingga anggaran sudah siap.

“Maka hari ini Kabupaten Maros, seperti keterangan KPU, adalah Kabupaten dan Kota ke-13 se Indonesia, Kedua di Sulsel bersama (setelah) Gowa. Kalau Kabupaten Gowa bisa melakukan NPHD, kami juga di provinsi. Kenapa kabupaten dan kota lain tidak bisa? Kan sama-sama pake APBD,” kata Bahtiar.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri ini menegaskan agar kabupaten/kota dan provinsi untuk mengikuti dan menegakkan aturan Undang-undang.

Menteri Dalam Negeri juga telah mengingatkan, daerah diminta untuk benar-benar menyiapkan anggaran Pilkada Serentak 2024 sesuai ketentuan dan tepat waktu.

Dalam Surat Edaran Nomor 900.1.9.1/5252/SJ, yang ditandatangani oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian pada 29 September 2023 kemarin ini, menindaklanjuti edaran sebelumnya yang dikeluarkan pada Januari 2023 lalu. Tito meminta pemda menyiapkan dana pilkada dalam dua tahun anggaran untuk menghindari tekanan pada APBD. Perinciannya, 40 persen melalui APBD 2023 dan 60 persen sisanya melalui APBD 2024.

“Saya tegas tidak akan menandatangani APBD kabupaten dan kota yang tidak menyiapkan perintah konstitusi terkait kesiapan anggaran Pilkada. Tahun ini harus 40 persen. Tahun depan 60 persen karena kita menyelamatkan proses transisi demokrasi kita. Saya kira itu penting bagi kita,” tegasnya.

Adapun Kabupaten Maros, total untuk anggaran KPU Rp31.080.313.150 dan
Bawaslu Rp11.322.013.000.

“Sekali lagi terima kasih atas prestasi baik hari ini, dari Maros kita suarakan dan beri sinyal kepada seluruh Indonesia bahwa Maros dan Sulsel siap menggelar Pilkada Serentak Tahun 2024,” pungkasnya.(*Sir)

Editor: Sudirman 

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Makassar Ikuti Gladi Bersih 17 Agustus, Minta Kerja Sama Semua Pihak

Sulsel

Adnan Harap Musrenbang Pemuda Lahirkan Ide Kreatif dan Inovatif untuk Kemajuan Kabupaten Gowa

Sulsel

Gelar Pangan Murah di Enrekang, Bulog Siapkan Stok Tidak Terbatas

Sulsel

Parade Budaya Makassar Tahun 2022, Danny Bawakan Tradisi Pappasang, Nasehat Empat Etnis Budaya Makassar

Sulsel

Aliyah Mustika Ilham: Program Makassar Berjasa Bukti Nyata Kepedulian Pemerintah terhadap Pekerja

Sulsel

Manre Sipulung dan Restocking Ikan di Danau Tempe, Dandim 1406/Wajo Tegaskan Sinergi Pemulihan Ekosistem Perairan

Sulsel

Arlin Ariesta Dampingi Pj Sekda Makassar Gelar Rapat Bersama Tim P3DN Pemkot Makassar

Sulsel

Makassar dan Jepang Sepakat Tekan Emisi Zero Carbon