Home / Pendidikan / Sulsel

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Dorong Digitalisasi Ekonomi, Mahasiswa KKN-T Unhas Terapkan QRIS bagi UMKM di Bantaeng

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin menginisiasi program kerja “Implementasi QRIS sebagai Sistem Pembayaran Digital untuk Mendukung Transaksi UMKM” di Kelurahan Lembang Gantarangkeke, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin menginisiasi program kerja “Implementasi QRIS sebagai Sistem Pembayaran Digital untuk Mendukung Transaksi UMKM” di Kelurahan Lembang Gantarangkeke, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng

LINTASCELEBES.COM BANTAENG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin menginisiasi program kerja “Implementasi QRIS sebagai Sistem Pembayaran Digital untuk Mendukung Transaksi UMKM” di Kelurahan Lembang Gantarangkeke, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret mempercepat digitalisasi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Program pemberdayaan masyarakat ini digagas oleh Muhammad Yusuf Nur Choliq, mahasiswa KKN-T Unhas, yang berfokus pada peningkatan pemanfaatan teknologi finansial digital guna mempermudah aktivitas ekonomi para pelaku usaha daerah.

Melalui program tersebut, para pelaku usaha mikro dikenalkan pada sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alternatif pembayaran non-tunai yang praktis, cepat, dan aman. Tidak hanya membantu proses registrasi dan pembuatan kode QRIS, pendampingan juga mencakup edukasi teknis cara penggunaan hingga verifikasi keberhasilan transaksi secara mandiri.

Sejumlah unit usaha lokal di Kelurahan Lembang Gantarangkeke telah resmi menerapkan sistem pembayaran digital ini, di antaranya Kedai Abdan dan Zahra serta Martabak Muh. Nizar. Pendampingan dilakukan secara tatap muka langsung guna memastikan para pemilik usaha memahami alur pencatatan dan penerimaan dana non-tunai.

Penerapan QRIS ini diharapkan mampu menjawab perubahan perilaku konsumen yang kian menggemari transaksi digital, sekaligus membantu UMKM meningkatkan efisiensi dan transparansi pencatatan keuangan usaha.

“Melalui program Implementasi QRIS ini, kami berharap pelaku UMKM di Lembang Gantarangkeke dapat terus memanfaatkannya secara berkelanjutan sebagai langkah adaptasi teknologi dan pengembangan efisiensi transaksi usaha,” ujar Muhammad Yusuf Nur Choliq.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata kontribusi civitas akademika muda Universitas Hasanuddin dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis digital serta memperkuat kemandirian UMKM di tingkat kelurahan.(r)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Sulsel

Ngopi Bareng Danrem141 Toddopuli, Bupati Wajo Ajak Seluruh Pihak Kolaborasi Wujudkan Pesta Demokrasi Berkualitas

Sulsel

Malam Puncak HUT ke-98, PDAM Launching Program Ruang Peduli dan KabarAirTa

Sulsel

Media Gathering, Pj Sekda Ungkap Bahtiar Baharuddin Fokus Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sulsel Lebih Baik

Sulsel

Pemkot Makassar Support Apindo- Kodam XIV Hasanuddin Gelar Bazar UMKM Ramadan

Sulsel

IAP Sulsel Dukung Penataan PKL, Harap Makassar Jadi Percontohan Indonesia Timur

Sulsel

Dihadapan Menekraf RI, Munafri Gaungkan Makassar Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif

Sulsel

Jelang Lebaran Idul Fitri, Masjid At-taubah Bagikan Santunan kepada 700 Anak Yatim dan Dhuafa

Sulsel

Wali Kota Munafri Harap Ketua KKSS Baru Bawa Kejayaan Bagi Sulsel