Home / Sulsel

Rabu, 7 Juni 2023 - 13:39 WIB

Monumen MNEK 2023, Desain Khusus Wali Kota Makassar Danny Pomanto

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan Monumen Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Selasa (06/06/2023)

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan Monumen Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Selasa (06/06/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan Monumen Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023, Selasa (06/06/2023).

Dibangun di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Monumen MNEK 2023 didesain khusus oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

“Jadi idenya dari saya langsung. Desainnya saya yang buat,” kata Danny Pomanto usai meresmikan Monumen MNEK 2023.

Danny Pomanto menyampaikan ada makna di setiap bentuknya. Seperti, patung Komodo ikon nasional yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

“Komodo ikon nasional. Jadi komodonya di atas. Kemudian ada bola dunia, dan pedang itu ikon angkatan laut. Pedang poranya, kira-kira begitu. Baru ada 36 tanda tangan dari semua delegasi,” ungkapnya.

Danny Pomanto mengaku tidak pernah membayangkan Kawasan Reklamasi CPI bisa menjadi bagian dari sejarah MNEK. Latihan non-perang dengan melibatkan Angkatan Laut (AL) dari 36 negara.

“Sekarang monumen itu ada di sini, itu akan selalu mengingatkan kita bahwa MNEK pernah ada di sini. Ini juga akan menjadi warisan budaya bagi generasi penerus kita untuk menceritakan kisahnya melalui bentuk dan simbol,” tutur Danny Pomanto.

Sementara itu, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dalam sambutannya menyampaikan bahwa monumen ini merupakan simbol dari pelaksanaan MNEK ke-4 di Kota Makassar.

Terlebih Makassar merupakan tempat yang sangat strategis khususnya bagi suku Bugis-Makassar yang telah memiliki tradisi melaut selama berabad-abad.

Kata Laksamana TNI Muhammad Ali, ini merepresentasikan komitmen bersama dalam persatuan maritim internasional dan satu arah dalam berkontribusi menjaga perdamaian maritim dalam region.

“Monumen ini juga merupakan simbol apresiasi tertinggi dalam dedikasi dan partisipasi MNEK ke-4,” ucap Laksamana TNI Muhammad Ali. (*Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Empat Tahun Duo Amran, Pemkab Wajo Hadirkan Puskesos SLRT “Marannu Paewai”

Sulsel

Danny Pomanto Diundang Khusus Ikuti Program Capacity Building di Singapura

Advertorial

Kunjungi KWB Kuliner Kanal Rappocini, Wawali Fatma Optimis Peningkatan Ekonomi

Sulsel

Dinilai Sebagai Kabupaten Peduli HAM 2021, Pemkab Wajo Diganjar Penghargaan dari Kemenkumham RI

Sulsel

Hadirkan Upin-Ipin, Cara Satuan Brimob Polda Sulsel Menyenangkan Anak yang Melaksanakan Vaksinasi

Sulsel

Pitumpanua Terbanyak ke 2 Penyebaran Covid 19, Bupati Wajo Himbau Warga Waspada dan Patuhi Prokes

Sulsel

Suardi Saleh Hadiri Rakornas Perpusnas

Sulsel

Munafri Ajak Warga Makassar Jadikan Masjid Pusat Kegiatan Sosial dan Pendidikan Umat