Home / Sulsel

Senin, 3 April 2023 - 19:57 WIB

Danny Pomanto Gandeng Kejari Kawal Proyek Strategis Kota Makassar 2023

Kejari Makassar mengawal sejumlah proyek strategis Pemkot Makassar Tahun Anggaran 2023 ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh Wali Kota Makassar, Danny Pomanto bersama Kepala Kejari Makassar, Andi Sundari di Kantor Kejari Makassar, Jalan Amanagappa, Senin (03/04/2023)

Kejari Makassar mengawal sejumlah proyek strategis Pemkot Makassar Tahun Anggaran 2023 ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh Wali Kota Makassar, Danny Pomanto bersama Kepala Kejari Makassar, Andi Sundari di Kantor Kejari Makassar, Jalan Amanagappa, Senin (03/04/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar mengawal sejumlah proyek strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar Tahun Anggaran 2023.

Pengawalan proyek strategis ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto bersama Kepala Kejari Makassar Andi Sundari.

Penandatanganan pakta integritas berlangsung di Kantor Kejari Makassar, Jalan Amangappa, Senin (03/04/2023).

Wali Kota Danny Pomanto mengungkapkan ada beberapa proyek strategis Kota Makassar yang dikawal kejaksaan. Seperti, Makassar Government Center (MGC), Makassar Core City Arena atau MACCA, Sirkuit Internasional Untia, hingga Japparate.

Pengawalan dari Kejari Makassar, kata Danny Pomanto sebagai upaya mitigasi mencegah penyimpangan pengerjaan suatu proyek. Sehingga dengan adanya pengawalan ini tidak ada alasan lagi penyerapan anggaran, kualitas proyek, hingga administrasi proyek pemerintah mengalami kendala.

Ia pun tidak menampik masih banyak KPA/PPK dan PPTK yang kadang keliru dalam penafsiran hukum, meski pengerjaan proyek sudah sering dilakukan.

Danny Pomanto mencontohkan ada penawaran proyek yang ditender dengan ‘membuang’ 20% dari pagu anggaran. Sehingga dikhawatirkan berdampak pada kualitas proyek. “Jadi tidak masuk akal itu tender buang 20%. Makanya menafsirkan terendah wajar itu harus jelas. Terendah sudah jelas, tapi wajarnya. Nah bagaimana memberikan ukuran wajar itu,” kata Danny Pomanto.

“Makanya bersama Tim Kejari ada standarisasi, ada SOP-nya dan itu tafsiran hukumnya valid,” tambahnya.

Ia juga meminta kepada OPD yang menjadi penanggung jawab proyek strategis untuk melakukan mitigasi resiko hukum. “Saya wajibkan seluruh OPD melakukan mitigasi sebelum ancaman dan hambatan itu terjadi, dikonsultasikan dengan Kejari,” ujarnya.

Dengan adanya pendampingan ini, ia berharap proyek strategis Pemkot Makassar memberikan manfaat kepada masyarakat. “Ujungnya ini adalah penyerapan anggaran. Kita berharap tidak seperti tahun lalu,” ucap Danny Pomanto.

Kepala Kejari Makassar Andi Sundari menyebut pengawalan yang diberikan merupakan bentuk mitigasi terhadap resiko hukum pelaksanaan proyek strategis Pemkot Makassar.

Makanya itu, Kejari memberikan pendampingan berupa rambu-rambu atau aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh pihak.

Sehingga ia menegaskan pendampingan ini bukan menjadi jaminan tidak adanya temuan. “Kami hanya memberikan batasan-batasan sesuai aturan, kalau itu dilanggar maka itu adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh pribadi yang bersangkutan,” ungkap Andi Sundari. (*Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Aksi Nyata Pemkot Makassar, Jumat Bersih Jaga Estetika Kota

Sulsel

Danny Pomanto Wakili Indonesia Jadi Pembicara di Seminar Kolaborasi Antar Kota Jepang

Sulsel

Pemkot Makassar Maksimalkan Super Apps untuk Pelayanan

Sulsel

Konjen RI Los Angeles Berharap Terjalin Sister City dengan Kota Makassar

Sulsel

Tampilkan Sutera Tenun Asli Wajo di Fashion Show Hari Jadi ke-354 Sulsel, Amran Mahmud Urai Makna Motif

Sulsel

Hadiri Pencanangan GEMAPATAS, Gubernur Sulsel Sebut Jadi Solusi Sengketa Lahan

Sulsel

Jelang Finalisasi Laporan Naskah Akademik Pengelolaan Air Limbah Domestik, PDAM Makassar dan UIN Gelar Workshop

Sulsel

Sidak Monumen Emmy Saelan, Munafri Instruksikan Perbaikan Situs Sejarah