Home / Pendidikan

Senin, 27 Februari 2023 - 14:03 WIB

Sosialisasi Petunjuk Teknis BOS, Ini 3 Instruksi Disdikbud Bone Dalam Penyusunan RKAS Tahun 2023

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs. Andi Fajaruddin, MM

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs. Andi Fajaruddin, MM

LINTASCELEBES.COM BONE — Dinas pendidikan Kabupaten Bone pelaksanaan sosialisasi petunjuk teknis Biaya Operasional Sekolah (BOS) tahun 2023. dalam sosialisasi tersebut Disdik Bone memberikan instruksi dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs. Andi Fajaruddin, MM yang ditemui, Senin (27/02/2023) membenarkan hal itu. “Dalam pelaksanaan sosialisasi petunjuk teknis BOS tahun 2023, saya memberikan 3 instruksi dalam penyusunan RKAS,” ujarnya.

Yang Pertama, kata dia, dalam menyusun RKAS tahun 2023 harus merujuk pada temuan hasil pemeriksaan auditor, apakah itu dari Inspektorat, BPKP maupun BPK. “Kita mau mencegah jangan sampai ada kesalahan-keslahan yang berulang,” ujar Andi Fajaruddin.

Kemudian yang Kedua, lanjutnya, dalam menyusun perencanaan itu harus benar-benar berdasarkan kebutuhan prioritas. Jangan menyusun perencanaan berdasarkan keinginan. “Manfaatkan rapor pendidikan sekolah sebagai rujukan rencana kerja anggaran sekolah. Pasalnya rapor pendidikan itulah menjadi potret akar masalah yang dihadapi oleh sekolah. Penyusunan RKAS harus berbasis data. Dimana data tersebut diolah dari Rapor pendidikan,” ungkapnya.

Andi Fajaruddin mengutarakan, yang Ketiga Adalah, bebarapa arahan prioritas penyusunan RKAS, salah-satunya alokasi anggaran pengembangan kompetensi guru, terutama kompetensi literasi dan numerasi. Selain itu dukungan penganggaran melalui RKAS dalam rangka kesuksesan pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka.

“Dalam peningkatan dan mengembangkan kompetensi guru, kita persiapkan diklat-diklat, bimtek, dan workshop. Karena banyaknya guru yang perlu dilatih, sehingga perlu juga di integrasikan dengan dana BOS disamping juga dukungan penganggaran dari Dinas,” jelas Fajaruddin.

Sekadar diketahui, jumlah guru di Bone kurang lebih 9.000 orang. 6.225 orang diantaranya merupakan ASN dan selebihnya merupakan tenaga honorer. “Untuk sementara ini masih ada kurang lebih 1.900 tenaga honorer yang masih menunggu hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).(Kurniawan)

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dorong Anak Masuk Ponpes, Bupati Wajo: Ada Merdeka Belajar, Santri Bisa Dapat Ijazah

Pendidikan

Disdikbud Wajo Gelar Rakor Refleksi Program Sekolah Penggerak

Daerah

Sekda Wajo: MTQ Diharapkan Ada Nilai Agama dan Religius Tertanam Ditengah Masyarakat

Pendidikan

Gebyar Karnaval PAUD, Amran Mahmud Urai Masa Keemasan Untuk Pembentukan Karakater Anak

Pendidikan

Sistem Overload, Dinas Pendidikan Makassar Perpanjang Pendaftaran SPMB SMP 2025 Jalur Domisili

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Wajo RR Harap Pemkab Perhatikan Kondisi SPAM IKK di Sabbangparu

Pendidikan

Lepas Mahasiswa Institut Lamaddukelleng, Bupati Wajo : Beri Contoh dan Kesan Positif Kepada Masyarakat

Pendidikan

Achi Soleman Dampingi Wali Kota Makassar MoU Bersama Putera Sampoerna Foundation