Home / Sulsel

Rabu, 7 Desember 2022 - 15:06 WIB

Raih Awarding Day Cash and Payment System Appreciation, Bupati Wajo Harap Seluruh Transaksi Menuju Digital

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo memborong dua penghargaan pada Awarding Day Cash and Payment System Appreciation 2022 yang dilaksanakan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) di Hotel Claro, Jalan A.P. Pettarani, Kota Makassar, Rabu (7/12/2022). Penghargaan ini menjadi spirit untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Penghargaan pertama, Pemkab Wajo menyabet juara I Lomba Pasar Digital kategori Pemerintah Daerah yang diraih Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Wajo. Untuk kategori ini, Wajo bersama Kabupaten Enrekang sebagai juara II dan Kabupaten Barru juara III.

Penghargaan kedua, Pemkab Wajo meraih juara II Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Akseleratif kategori Retribusi dengan Kota Makassar sebagai juara I dan Kabupaten Pangkep juara III.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, yang menerima langsung kedua penghargaan inipun menyampaikan rasa syukurnya. Penghargaan ini dipersembahkan untuk masyarakat Kota Sutera.

“Kedua penghargaan yang kita dapatkan hari ini semua tentang digitalisasi. Pertama, juara I pasar digital diberikan karena daerah kita dinilai memiliki pasar yang sudah memanfaatkan teknologi digital dalam bertransaksi maupun memperkenalkan produk,” kata Amran yang dikonfirmasi usai mengikuti kegiatan.

“Lalu, juara II TP2DD Akseleratif kategori Retribusi karena pembayaran retribusi kita dinilai terbanyak kedua menggunakan aplikasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS),” tambah kepala daerah yang baru-baru ini menerima penghargaan Satyalancana Aditya Karya Mahatva Yodha 2022.

Amran yang datang didampingi Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Wajo, Andi Sahlan, dan Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perindagkop dan UMKM Wajo, Muh. Yunus, mengapresiasi atas kepercayaan serta kolaborasi BI selama ini.

“Kami juga mengapresiasi kepada OPD (organisasi perangkat daerah) yang menjadi leading sector serta OPD dan pihak lain yang turut membantu, khususnya pelaku usaha dan masyarakat. Jadikan penghargaan ini sebagai spirit untuk terus beradaptasi dengan era digital dalam setiap aktivitas,” ujar Amran.

Amran meminta untuk tidak berpuas diri atas penghargaan yang diterima ini. Sebab, tantangan akan makin berat ke depannya. Kata Amran, kendala digitalisasi saat ini karena masih banyak wilayah yang menjadi blank spot atau belum tersentuh sinyal komunikasi.

“Kita minta kepada Dinas Kominfotik (Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik) untuk terus mencarikan upaya dan mencarikan solusi permasalahan ini,” harapnya.

Amran juga berharap program smart city Pemkab Wajo makin masif digaungkan. Terlebih, Wajo terpilih mendapatkan pendampingan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada 2023

“Kita juga berharap ke depannya supaya semua transaksi menuju digitalisasi sekaligus mendukung program smart city di mana Wajo terpilih mendapatkan pendampingan dari Kemenkominfo pada 2023 mendatang,” tuturnya.(Far-Res)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Makassar Dapat Jatah Program Strategis Pengelolaan Sampah dari Kementerian PU

Sulsel

Personil Dishub Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Jelang Pembukaan Makassar Motorcross Championship 2022

Sulsel

Munafri Dorong Terciptanya Kolaborasi Lintas Sektor untuk Dukung Program Kreatif di Makassar

Sulsel

Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat, Satgas TMMD Kodim 1406/Wajo Terus Genjot Pembangunan MCK

Sulsel

Wali Kota Makassar Hadiri Penyerahan CSR PERBANAS Sulsel untuk UMKM CFD Sudirman

Sulsel

Target 100%, Camat Bontoala Pantau Langsung Empat Titik Vaksinasi

Sulsel

Temasek Foundation SCE Beri Pelatihan ASN Makassar, Siapkan Bekal Studi Tiru di Singapura

Sulsel

Guyuran Hujan Tak Surutkan Semangat Peserta Festival Takbir dan Obor Tepian Air