Home / Sulsel

Jumat, 16 September 2022 - 16:26 WIB

Hasnah Syam Dikukuhkan Sebagai Duta Asuh Anak Stunting

Duta Anak Asuh Stunting drg. Hj. Hasnah Syam, MARS., bersama Deputi Lalitbang BKKBN RI Prof. Drh. Muh. Rizal Martua Damanik, MRep.Sc, PhD.

Duta Anak Asuh Stunting drg. Hj. Hasnah Syam, MARS., bersama Deputi Lalitbang BKKBN RI Prof. Drh. Muh. Rizal Martua Damanik, MRep.Sc, PhD.

LINTASCELEBES.COM BARRU — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Barru drg. Hj. Hasnah Syam, MARS., secara resmi dikukuhkan sebagai Duta Asuh Anak Stunting oleh Deputi bidang pelatihan, penelitian dan pengembangan (Lalitbang) BKKBN RI Prof. Drh. Muh. Rizal Martua Damanik, MRep.Sc, PhD.

Acara pengukuhan sebagai rangkaian pencanangan program Bangga Kencana ini, turut disaksikan langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Dra. Rita Mariani M. Pd, Sekda Barru Abustan, Kepala OPD, para Camat dan Kapus ini, digelar di Latappareng, Desa Ajakkang, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, pada Jumat (16/9/2022).

Hasnah Syam, yang juga Anggota Komisi IX DPR RI fraksi Partai NasDem ini, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya setelah dikukuhkan sebagai Bunda Anak Asuh Stunting.

Dalam kesempatan itu, Hasnah yang lahir di Ajakkang 63 tahun lalu lebih banyak bercerita terkait masa masa kecilnya.

“Inovasi gerakan makan telur bagi anak Sekolah Dasar kami gagas, karena kita ingin anak-anak sebagai harapan bangsa kedepan tumbuh berkembang bebas stunting”, ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Barru Abustan yang mewakili Bupati Barru melaporkan bahwa upaya menekan dan percepatan penurunan stunting di kabupaten Barru dikolaborasikan dengan berbagai stakeholder melalui inovasi besar diantaranya 0ne Day One Egg (satu telur perhari) yang digagas Ketua TP. PKK Barru.

“Selain itu inovasi BPMD dapur dashat (dapur sehat atasi stunting), Inovasi Dinas Sosial mpok darty (kelompok sadar stunting) inovasi Dinas PU, cinta pasti (cegah infeksi stunting melalui pilar sanitasi) dan inovasi lainnya”, terang Abustan.

Deputi Lalitbang BKKBN M. Rizal Martua Damanik mengatakan, Kabupaten Barru punya komitmen tinggi untuk mempercepat penurunan Stunting. Oleh karena itu dirinya melakukan kunjungan kerja di kabupaten Barru karena daerah punya banyak inovasi terkait penanganan stunting.

“Saya dengar daerah ini banyak lahir inovasi besar dalam percepatan penurunan stunting. Dan itu yang ingin saya liat,” tutupnya.(Mahmud/Humas Barru)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pengukuhan Guru Besar Unibos, Munafri: Akademisi Kunci Ketahanan Pangan dan Pertanian di Makassar

Sulsel

Bahas Ranperda Pengelolaan Limbah B3, DPRD Makassar Minta Tanggapan Pihak Terkait

Sulsel

Tok! DPRD-Pemkot Makassar Tetapkan APBD 2024 Rp5,73 Triliun

Sulsel

TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD Kota Makassar Gelar Healthy Pound Fit Fun di Gedung PKK

Advertorial

Raker Dengan Dinas Perikanan dan Pertanian, Komisi II DPRD Wajo Bahas Tindak Lanjuti Hasil Kuker dan Reses Anggota Dewan

Sulsel

Gala Dinner dan Pelantikan Dewan Hakim MQK di Wajo, Bupati Andi Rosman: Ini Sebuah Kehormatan

Sulsel

Kreativitas Petani Desa Buae Sidrap, Tanam Pisang Cavendish Tumpang Sari dengan Kacang Tanah

Sulsel

Di Akhir Masa Jabatan, Andi Sudirman Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Tanggul Penahan Abrasi di Takalar