Home / Sulsel

Senin, 25 Desember 2023 - 14:35 WIB

Lantik Pengurus PATBM Kabupaten Wajo, Amran Mahmud: Ini Gerakan Mulia

Bupati Wajo, Amran Mahmud melantik dan mengukuhkan Pengurus Pusat Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kabupaten Wajo di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (25/12/2023)

Bupati Wajo, Amran Mahmud melantik dan mengukuhkan Pengurus Pusat Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kabupaten Wajo di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (25/12/2023)

LINTASCELEBES.COM WAJO — Bupati Wajo, Amran Mahmud melantik dan mengukuhkan Pengurus Pusat Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kabupaten Wajo di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (25/12/2023)

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Sosial P2KBP3A, Plh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kordinator Indonesia Timur Save the Children, Camat, Kepala Desa dan sejumlah undangan lainnya.

Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan selamat atas terbentuknya pengurus PATBM di Wajo.

Dia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pengurus PATBM atas kepeduliannya terhadap perlindungan anak, sehingga membentuk wadah yang akan memberikan perlindungan kepada anak.

“Secara pribadi maupun lembaga pemerintah, sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas terbentuknya wadah ini. Semoga kita bisa bekerja sama dengan berbagai stakeholder dalam rangka pencegahan kekerasan dan memberikan perlindungan kepada anak, ” ucapnya.

Ketua IPHI Kabupaten Wajo ini mengatakan, apa yang dirintis hari ini adalah sebuah gerakan yang sangat mulia, yang lahir dari berbagai stakholder yang diiniasiasi oleh tokoh pemuda.

Wadah ini sangat strategis melakukan kegiatan dengan bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka memberikan perlindungan anak.

Amran Mahmud berpesan agar PATBM membuat kerja sama dengan berbagai pihak agar program perlindungan anak cepat terwujud

“Pengurus PATBM bisa bekerja sama dengan kepala desa dan lurah. Apalagi saat ini sudah banyak kepala desa yang peduli dengan anak, sehingga mereka membuat program dalam rangka pencegahan dan perlindungan anak, salah satunya dengan mendirikan PAUD dan menggaji guru-guru mengaji, ” ujarnya.

Ketua ICMI Wajo ini juga menyebut, Wajo berhasil meraih predikat sebagai kota/kab layak anak. Pernikahan usia dini di Kabupaten Wajo sudah mulai menurun.

Katanya, tiga tahun yang lalu sekitar 700 anak yang menikah diusia muda, tahun kemarin 300, dan tahun ini hanya sekitar 100 anak.

“Pernikahan usia dini di Wajo sudah bisa kita tekan. Ada kultur budaya di daerah kita, bahwa menikah dini bisa sukses, padahal banyak dampak yang terjadi jika anak menikah dini diantaranya, dampak psikologis, biologis, ekonomi dan SDMnya, ” jelasnya.

Diakhir sambutannya Amran Mahmud mengajak untuk membangun negeri dengan membina generasi menjadi penerus bangsa.(Far)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Target Turunkan Kehilangan Air, PDAM Kota Makassar Beri Diklat Khusus Kepada Karyawan

Sulsel

Wali Kota Makassar Sarankan FONI Sulsel Pusatkan MORE 2022 di Pantai Losari

Sulsel

Ditanam Tiga Bulan Lalu, Pohon Pisang Cavendish di Mare Kini Setinggi Pinggang Orang Dewasa

Sulsel

Program Readsi BPPSDMP Kementan Diharap Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Gowa

Sulsel

Hadiri Forum Lintas OPD, Firman Pagarra Ingatkan Dukung 3 Program Strategis Pemerintah Pusat

Advertorial

Instruksikan Pembayaran TPP ASN Sebelum Lebaran, Bupati Wajo Keluarkan Surat Edaran

Sulsel

Rehab Irigasi Salobunne Rampung, Gubernur Andi Sudirman Harap Tingkatkan Hasil Pertanian

Sulsel

Wujud Komitmen Nyata, BPBD Makassar dan 23 Perguruan Tinggi Langsung Kick Off Gerakan Cetak 23.000 SDM Tangguh Bencana