Home / Sulsel

Senin, 25 Juli 2022 - 21:13 WIB

Menteri PPPA Kagumi Pengembangan Sutera dan Kerajinan Tangan Khas Wajo

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (25/7/2022), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, berkesempatan mendatangi salah satu pusat pengembangan sutera di Bumi Lamaddukelleng. Lokasinya di Kampung Sutera, Desa Pakkanna, Kecamatan Tanasitolo.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (25/7/2022), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, berkesempatan mendatangi salah satu pusat pengembangan sutera di Bumi Lamaddukelleng. Lokasinya di Kampung Sutera, Desa Pakkanna, Kecamatan Tanasitolo.

LINTASCELEBES.COM WAJO — Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (25/7/2022), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, berkesempatan mendatangi salah satu pusat pengembangan sutera di Bumi Lamaddukelleng. Lokasinya di Kampung Sutera, Desa Pakkanna, Kecamatan Tanasitolo, tepatnya di Roemah Tenun Juwita Silk.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, yang mendampingi Bintang Puspayoga Desa Pakkanna memanfaatkannya meminta dukungan langsung untuk pengembangan sutera ke depan.

“Kami sampaikan terima kasih atas kunjungan Ibu Menteri. Kita berharap kedatangan beliau ke Kabupaten Wajo, selain menjadi spirit untuk komitmen pencegahan perkawinan anak juga memberikan dukungan dalam pemberdayaan perempuan melalui pengembangan persuteraan,” kata Amran Mahmud.

Amran Mahmud menuturkan bahwa Bintang Puspayoga memberikan merespons positif. Khususnya terkait pengembangan usaha kecil menengah (UKM) yang ditampilkan melalui pameran oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) Wajo bekerja sama dengan Dekranasda Wajo.

“Alhamdulillah Ibu Menteri sangat merespons dan meminta agar akses-akses market dan pembantuan serta pembiayaan dengan kredit murah untuk membantu usaha-usaha kecil dan menengah Kabupaten Wajo,” bebernya.

Ketua DPD PAN Wajo ini juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan kunjungan Menteri PPPA. Termasuk kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana yang turut mendampingi hingga ke Wajo.

Sementara, Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo dalam pelestarian warisan budaya khususnya dalam pengembangan sutera. “Saya melihat dari pelestarian budaya benar-benar dilakukan oleh Pemkab Wajo,” ujarnya sambil menyaksikan proses pembuatan kain sutera di Roemah Tenun Joewita Silk sekaligus menyempatkan berdialog dengan penenun.

Bintang Puspayoga juga menyampaikan kekagumannya melihat inovasi dan kreativitas penenun yang mengolah kain sutera menjadi berbagai kerajinan, salah satunya tas.

“Inilah yang nanti akan kita bicarakan dengan Ketua Dekranasda Wajo untuk menaikkelaskan para pelaku usaha ini. Apalagi dalam kegiatan tenunan ini, pasti pelaku usahanya mayoritas perempuan,” tuturnya.

Tentunya, kata dia, penenun yang mayoritas perempuan perlu pendampingan agar perempuan-perempuan, khususnya di Wajo, berdaya secara ekonomi. “Dalam pendampingan ini, konsep hulu dan hilir harus menjadi perhatian kita semuanya,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Bintang Puspayoga juga dihadiahi berbagai cendera mata, termasuk lukisan wajahnya dari ukiran kayu, sutera, olahan kerajinan, hingga makanan. Dia juga merogoh koceknya untuk membeli lebih banyak kain sutera berbagai motif.(Syaf-Far)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Melalui Aplikasi SIPKS, Pemerintah Gunakan Teknologi Deteksi Dini Konflik Sosial

Sulsel

Bendahara Golkar, Andi Ryan Ambil Formulir untuk Ketua KORMI Kota Makassar

Sulsel

Munafri: Kerja Sama Makassar–Maniwa Harus Berbuah Perubahan Nyata dan Terukur

Sulsel

PHDI Sulsel Undang Walkot Peringati 50 Tahun Pura Giri Natha, Danny: Bukti Makassar Kota Inklusif dan Rukun

Sulsel

Munafri Arifuddin Sampaikan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pekerja Sosial saat Buka Puasa Bersama Warga Maccini

Sulsel

Data KPCPEN, Capaian Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Barru 0,62 Persen

Sulsel

Masalah Air di Perum BTP Blok H, PDAM Sinyalir Ada Oknum Tidak Bertanggung Jawab

Sulsel

Pimpin Upacara Pemakaman Kadis Perdastri Gowa, Adnan: Almarhum Adalah Pamong Panutan