Home / Sulsel

Selasa, 26 April 2022 - 13:30 WIB

Dapat Bantuan 4.500 Jargas di 2022, Amran Mahmud Puji Perjuangan AYP

LINTASCELEBES.COM WAJO — Sebanyak 12 Kabupaten/kota se Indonesia yang mendapat bantuan jaringan gas (Jargas) tahun 2022. Dari 12 Kabupaten tersebut, Kabupaten Wajo yang mendapat kuota terbanyak yakni 4.500 sambungan rumah tangga (SR).

Hal itu disampaikan oleh PPPK Jargas 3, Doni Octarison pada Koordinasi Teknis dan Serah Terimah Lapangan Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga Kabupaten Wajo Tahun 2022 di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Selasa 26 April 2022.

“Wajo mendapat bantuan kuota jargas paling banyak dari 12 kabupaten kota yang mendapat bantuan jargas tahun ini. Banyaknya bantuan Jargas yang masuk di Wajo berkat perjuangan Anggota DPR RI Andi Yuliani Paris,” ungkap Doni.

Mendapat bantuan tersebut, Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPR RI Andi Yuliani Paris atas perjuangannya sehingga Wajo kembali mendapat bantuan Jargas sebanyak 4.500 SR tahun ini.

“Karena perjuangan beliau sehingga Wajo mendapat bantuan sebanyak 6750 SR tahun 2021 dan 4.500 SR tahun ini. Kami juga sampaikan terima kasih kepada Kementerian ESDM RI,” ujarnya.

Amran Mahmud mengharapkan kepada Camat, Kades dan Lurah yang menjadi titik sasaran Jargas untuk membantu mensuport program aspirasi dari AYP yang merupakan aspirator di Senayan. Berbagai program aaspirasi AYP sangat membantu masyarakat Wajo, terbukti dengan bantuan bantuan yang sudah masuk di Wajo, salah-satunya Jargas

“Saya harapkan juga kepada camat, kades dan lurah, Kalau ada hal hal yang terkendala dalam pelaksanaan agar dikordinasikan dengan baik dan kompak agar pelaksanaan kegiatan tersebut berjalan lancar,” harapnya.

Sementara Anggota DPR RI Komisi VII, Andi Yuliani Paris sangat mengharapkan kepada kades, lurah dan camat untuk mengawal program ini agar bisa berjalan dengan lancar sehingga masyarakat bisa menikmati Jargas .

“Saya juga harapkan agar mensosialisasikan kepada masyarakat, kalau Jargas itu aman dan murah,” ucapnya.

Terkait dengan Tenaga kerja, Andi Yuliani Paris mengungkapkan, kenapa tidak memakai tenaga kerja lokal karena yang kerja jargas ini adalah orang tertentu. Pasalnya penggalian Pipa jargas secara horisontal dan hanya orang tertentu saja yang bisa kerja. “Makanya diharapkan kepada camat, kades dan lurah untuk menyampaikan hal ini kepada masyarakat,” tuturnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna, Inspektur Migas Madya Kementerian ESDM, Gloudy Sophian Kadang, Sekretaris Daerah bersama para Kepala OPD, Camat serta undangan lainnya.(Far)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Halo Polisi

Kapolda Sulsel Menerima Penghargaan “KPK Award” 2024 Atas Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi

Sulsel

Program Onde-Onde PDAM Makassar, Sasar Perumahan Solthana Barombong

Advertorial

Konferensi Kerja PGRI Wajo, Amran Mahmud Harap Lahir Gagasan Baru Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sulsel

Sesmen Parekraf RI Berkunung di Wajo, Hadiri Bimtek Kepariwisataan

Advertorial

Sambangi Kementrian Pertanian RI, Ketua Komisi II DPRD Wajo Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman Hingga Akhir Desember

Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Kunjungi Titik Banjir Terparah di Luwu

Sulsel

Status PPKM Level 3, Bupati Barru Harapkan ASN dan Pemangku Wilayah Tingkatkan Kerjasama Ajak Masayarakat untuk Divaksin

Sulsel

Basmin Mattayang Sebut Gubernur Andi Sudirman Paling Peduli Kondisi Luwu