Home / Sulsel

Senin, 25 Juli 2022 - 19:42 WIB

Diajak Kunjungi Pemukiman Warga Ibu Kota AS, Danny Teliti Sistem Drainase

NSF dan Department of State Amerika Serikat mengajak Wali Kota Makassar, Danny Pomanto melanjutkan kunjungan kerjanya di Ibu Kota Amerika Serikat (AS), Washington DC, Senin (25/07/2022).

NSF dan Department of State Amerika Serikat mengajak Wali Kota Makassar, Danny Pomanto melanjutkan kunjungan kerjanya di Ibu Kota Amerika Serikat (AS), Washington DC, Senin (25/07/2022).

LINTASCELEBES.COM.MAKASSAR — Tim National Science Foundation (NSF) dan Department of State Amerika Sertikat mengajak Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melanjutkan kunjungan kerjanya di Ibu Kota Amerika Serikat (AS), Washington DC, Senin (25/07/2022).

Kunjungannya ini dalam rangka melihat sistem drainase yang diterapkan pada kawasan pemukiman warga Washington DC.

NSF yang mendukung Danny membuat pertanian dalam lorong ini juga mendukung untuk menerapkan sistem drainase tertutup di kota Makassar khususnya di 5.000 Lorong Wisata dengan memberikan alat sensor data yang dapat mengukur tingkat kelembaban.

Hal ini sesuai dengan visi misi Danny sebelumnya yakni untuk memperbaiki sistem alur jalannya air di Kota Makassar.

“Kami meninjau bagaimana mereka mengelola air tanpa melawan alam. Aliran-aliran air itu dia pakai biotek reservoir alamiah yakni bebatuan dan dibantu teknologi yang dapat menampung air hujan yang kemudian menjadi air tanah. Mereka benar-benar memperhatikan pengelolaan air bersih dan air kotor baik aliran dari rumah tangga hingga air yang turun dari atas,” ujar Danny.

Danny pun optimis agar sistem tersebut dilakukan di Kota Makassar. Langkah awal yang dilakukan adalah mendeteksi penanganan serapan jalur air dengan membuatkan celah untuk menghindari aliran lumpur yang dapat menghambat saluran air.

Tak hanya itu, edukasi ke warga menjadi salah satu poin penting untuk mewujudkan hal tersebut.

Dengan sistem manajemennya tersebut Danny menyebutkan dapat mendukung kejernihan air yang masuk ke dalam penyimpanan atau penampungan air.

Satu hal yang bisa diterapkan di Makassar adalah menghindari masyarakat tidak membuang sampah sembarangan terutama sampah plastik yang banyak membuat dan menyumbat saluran got tersumbat sehingga sering memicu banjir.

“Nanti kami pulang dan mulai uji coba di Makassar, Saya lihat partisipasi dan kesadaran masyarakatnya bagus sekali di sini. Tidak adanya limbah plastik dan limbah rumah tangga lainnya sepanjang pemukiman penduduk di salah satu kota terpadat di dunia. Warga kita pun harus sering diedukasi,” tuturnya.

Untuk tahap awal Lorong Wisata sendiri hingga saat ini masih dibenahi hingga standarnya terpenuhi. Rencananya, sebanyak 41 lorong akan dilaunching pada tanggal 17 Agustus mendatang. (Rilis-Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Atraksi Flypass TNI AU Buka Rangkaian Makassar F8 dengan Gemilang

Advertorial

Bahas Progres Implementasi PI 10% Eksploitas Balog Migas, Komisi II DPRD: Wajo Gelar RDP

Sulsel

Pj Gubernur Jalan Pagi Bersama Pejabat OPD dan Anggota DPRD Sulsel

Halo Polisi

Polri dan Media Bersinergi Berbagi Takjil Serentak di Seluruh Indonesia

Sulsel

Hasnah Syam dan Ulfah Nurul Huda Saksikan Langsung Pelantikan Pokja PAUD Soppeng Riaja

Sulsel

Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil Tanasitolo Bahu-Membahu Bersihkan Masjid Bersama Warga

Sulsel

Penasihat Hak-hak Disabilitas Internasional AS Puji Danny Pomanto Jadikan Makassar Kota Inklusif

Advertorial

Anggota DPRD Makassar Nurul Hidayat: Buta Aksara Al-Qur’an di Makassar Perlu di Atensi Semua Pihak